01 Jun 2018 12:00

Pencapresan Rizieq Agenda Khilafah

MyPassion
Wakil Sekjen PBNU Sultonul Huda menyebut upaya PA 212 mendukung Rizieq Shihab sebagai calon presiden merupakan agenda memperjuangkan khilafah.

MANADOPOSTONLINE.COM—Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Sultonul Huda menyebut upaya Persaudaraan Alumni (PA) 212 mendukung Rizieq Shihab sebagai calon presiden di pemilihan presiden 2019 merupakan agenda kelompok yang memperjuangkan khilafah.

"Karena sekarang kelompok garis keras ini juga menjadikan tokohnya menjadi calon capres atau cawapres. Ini, kan, soal agenda, agenda [kelompok] khilafah," kata Sultonul usai menghadiri sebuah diskusi di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu (30/5).

Sultonul tak menyebutkan kelompok yang dia maksud memperjuangkan khilafah. Dia juga memprediksi Rizieq tak akan 'dipinang' oleh partai politik manapun untuk dicalonkan sebagai capres maupun cawapres.

Menurut dia, partai politik dipastikan bakal mencalonkan elitenya masing-masing sebagai capres atau cawapres ketimbang memilih Rizieq.

"Ya, biarin aja, Rizieq juga enggak akan jadi. Apalagi ngomong soal cawapres. Itu, kan, isu soal di atas [elite], kalau pun Prabowo minta dicalonkan Rizieq jadi cawapres ya itu sih jebakan," kata dia.

Melihat manuver politik PA 212 yang semakin gencar menjelang pilpres 209 mendatang, Sultonul mengaku PBNU tak berniat melakukan langkah serupa, yakni mengeluarkan rekomendasi capres atau cawapres kepada seseorang.

PBNU, kata dia, bukan partai politik yang dapat mengeluarkan rekomendasi kandidat capres/cawapres kepada seseorang.

"Yang mampu, kan, parpol," kata dia.

PA 212 telah mengeluarkan rekomendasi sejumlah nama calon presiden yang akan didukung pada Pilpres 2019. Nama tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berada di urutan teratas nama capres yang direkomendasikan.

Nama capres selain Rizieq yang masuk rekomendasi PA 212 secara berurutan yakni Prabowo Subianto, Amien Rais, Tuan Guru Bajang, Yusril Ihza Mahendra, dan Zulkifli Hasan.

Ketua PA 212 Slamet Ma'arif mengatakan nama tersebut berdasarkan pendapat sebagian besar peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PA 212 di Aula Sarbini, Taman Wiladatika, Cibubur, Jawa Barat, Selasa (29/5).(*)

Kirim Komentar