01 Jun 2018 12:27

Ngeri, Anak Pangeran William Jadi Target Teror Pendukung ISIS

MyPassion
Pangeran Georger jadi target serangan pendukung ISIS (Life & Style)

MANADOPOSTONLINE.COM—Seorang pendukung kelompok teror ISIS mengakui menargetkan Pangeran George dalam serangan teror di sekolah putra pertama Pangeran William dan Kate Middleton tersebut. Seperti dilansir Skynews pada Kamis, (31/5), Husnain Rashid, 32 tahun, akhirnya mengakui tuduhannya akan mempersiapkan aksi terorisme untuk menyerang Pangeran George di sekolahnya.

Di Pengadilan London Woolwich Crown Court, Rashid yang awalnya menyangkal semua tuduhan terhadapnya itu akhirnya mengakui tiga tuduhan, terlibat dalam persiapan aksi terorisme.

Rashid berbagi gambar putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton, bersama dengan alamat sekolahnya di Battersea, London kepada sesama ekstrimis melalui layanan pesan terenkripsi Telegram.

Salah satu foto yang ia bagikan, berisi tulisan, yang berada di urutan ketiga dalam tahta, gambar tersebut juga berisi keterangan bahkan keluarga kerajaan tidak dibiarkan sendirian.

Polisi mengatakan, Rashid juga menyerukan serangan stadion olahraga populer Inggris, menyarankan untuk menyuntikkan racun ke dalam es krim supermarket dan juga menargetkan daerah-daerah Yahudi di Inggris untuk menjadi sasaran serangan teror.

Rashid diduga membuat peta teror Sixth Avenue New York bersama dengan caption: "Parade Halloween New York. Sudahkah Anda membuat persiapan? Countdown dimulai." Ia juga menargetkan teror di semua tujuan wisata populer dan stasiun kereta api di seluruh Eropa.

Sky News melaporkan Rashid membuat rencana yang cukup detail dalam aksi teror. Mulai merencanakan, mulai membidik target, mulailah memantau rute masuk atau keluar, hinggga mempersiapkan peralatan dan senjata atau bahan peledak.

Hakim Andrew Lees mengatakan, seminggu terakhir ia mendengarkan tuduhan yang paling mengganggu. "Anda telah mengakui tuduhan ini mendorong orang lain untuk melakukan aksi terorisme dan mendorong orang untuk membunuh orang lain,” katanya kepada Rashid.

Menurut Lees, Rashid bisa menerima hukuman penjara yang sangat panjang dan akan ada pertimbangan hukuman penjara seumur hidup. Rashid akan dijatuhi hukuman karena pelanggaran terorisme di pengadilan yang sama pada 28 Juni mendatang.(jpc/mpo)

Kirim Komentar