01 Jun 2018 11:55

Aroma Politik di Acara Bukber Zulkifli

MyPassion
Zulkifli Hasan

MANADOPOSTONLINE.COM—Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (30/5).

Kedatangannya guna memenuhi undangan buka puasa bersama para tokoh, di antaranya Amien Rais, Akbar Tandjung, dan Mantan Panglima Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo.

Kendati undangan buka puasa, Anies tidak datang sebelum azan magrib berkumandang. Ia baru tiba sekitar pukul 19.30 WIB atau setelah waktu salat isya.

Ketika akan memasuki pintu rumah, Anies berpapasan dengan Zulkifli yang sedang mengantarkan Gatot meninggalkan lokasi acara. Awak media sempat berusaha mendekati ketiga tokoh itu dengan maksud mewawancarai.

Namun, Zulkfili justru meminta Anies dan Gatot berdiri di sisinya untuk di foto bersama. Tanpa maksud yang jelas, Zulkifli pun berkelakar.

"Ayo foto dulu, (pilih) yang mana nih, yang mana nih?" kata Zulkifli kepada awak media sambil melirik ke arah Anies dan Gatot.

Anies tersenyum atas celetukan Zulkifli, namun Gatot menanggapi. "Yang tengah lah," kata Gatot melirik Zulkifli sambil tersenyum.

Seperti diketahui, nama Anies dan Gatot cukup santer dikaitkan dengan isu Pemilihan Presiden 2019. Di sejumlah survei, kedua tokoh ini termasuk lima besar yang dipilih responden, selain Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Salah satunya, survei yang diselenggarakan oleh lembaga Indo Barometer. Dari simulasi enam nama, Jokowi menempati urutan pertama dengan tingkat elektabilitas 48,7 persen, Prabowo 20,5 persen, Gatot 5,4 persen, Anies 4,8 persen, Agus Harimurti 3,3 persen, dan Jusuf Kalla 1,4 persen.

Di sisi lain, hingga saat ini PAN belum menentukan sikap politik. Hanya nama Zulkifli masih digadang-gadang sebagai calon wakil presiden untuk pilpres 2019.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno menegaskan hal ini. Ia mengatakan, dialog dengan partai dan tokoh politik terus dilakukan. Sebab, semuanya berpeluang maju menjadi calon presiden.

"Memang Pak Gatot dan tentu tokoh lainnya, seperti Cak Imin (Muhaimin Iskandar), TGB (Tuan Guru Bajang), AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) semuanya (berpeluang), tidak ada prioritas semua simultan. Beberapa waktu lalu, Pak Zulkifli juga bertemu Airlangga Hartanto," kata Eddy.

Kendati demikian, menurut dia, PAN saat ini masih sangat dinamis dan berada di dalam konteks penjajakan. "Politiknya masih sangat dinamis, saat jelang pendaftaran akan ada kristalisasi kekuatan politik. (Waktunya) masih ada dua bulan, banyak yang akan terjadi," jelas Eddy.

Sementara itu, Anies menyangkal adanya pembicaraan terkait politik dan Pilpres 2019 dalam kunjungannya ke rumah Zulkifli Hasan tersebut.

"Jadi tarawih saja. Abis tarawih ada tausiah. Kami dengerin tausiah. Setelah tausiah ngobrol-ngobrol. Enggak. Enggak (ada obrolan soal Pilpres). Jadi, kami ngobrol umum saja," terang Anies.(*)

Kirim Komentar