29 Mei 2018 09:24

Legislator Sulut Kecipratan THR

MyPassion
Sri Mulyani

JAKARTA—Legislator atau anggota dewan di Sulut juga ikut kecipratan tunjangan hari raya (THR). Hal ini dibeberkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Ia mengatakan, THR yang mulai dicairkan H-14 Lebaran ini, berlaku untuk presiden dan ketua dewan perwakilan rakyat (DPR) atau seluruh pejabat negara. “Seluruh PNS dan seluruh pegawai honorer termasuk pejabat negara masuk,” kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (28/5) dilansir dari detikfinance.

Sri Mulyani menyebutkan, THR bagi para abdi negara di tahun ini besarannya pun satu kali gaji penuh atau take home pay. Angka tersebut lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya gaji pokok. “Jadi kita lihat berdasarkan apa yang take home pay yang diperoleh pegawai negeri sipil atau honorer dan itu dianggarkan oleh masing-masing satker sesuai dengan besaran tunjangan yang mereka peroleh,” urainya.

Di sisi lain, Sri Mulyani juga menjelaskan, kenaikan besaran THR bagi ASN aktif disebabkan ada penambahan jumlah item keuangan yang dimasukkan. Jika sebelumnya hanya gaji pokok, di tahun ini, ditambahkan tunjangan keluarga, tunjangan tambahan dan tunjangan kinerja.

Sementara untuk pensiunan, besaran THR yang diberikan sebesar anggaran pokok yang biasa diterima setiap bulannya. Terkait pencairannya, Sri menjelaskan, masing-masing satuan kerja (satker) yang berjumlah 25 ribu di Indonesia dapat mengajukan permintaan pembayaran THR pada kantor perbendaharaan mulai akhir Mei ini. “Sehingga harapannya, pencairan dapat dilakukan pada awal Juni mendatang,” pungkas menkeu.

Diketahui, Lebaran tahun ini benar-benar memberi berkah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk di Sulawesi Utara. Baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun. Hal itu menyusul disahkannya Peraturan Pemerintah (PP) tentang THR dan gaji ke 13 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), (23/5) lalu. Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran tunjangan hari raya (THR) sebesar Rp 17,88 triliun. THR tersebut ditujukan kepada pegawai negeri sipil (PNS), prajurit TNI, anggota Kepolisian, pensiunan PNS.

Dalam PP yang diteken Jokowi, terjadi sejumlah perubahan, khususnya dalam skema pemberian THR bagi ASN aktif. Di mana jumlahnya akan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Sementara bagi pensiunan, untuk pertama kalinya, mereka akan mendapatkan THR. “Kita berharap ada peningkatan kinerja ASN dan kualitas pelayanan publik keseluruhan,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, (23/5) lalu.(***)

Kirim Komentar