26 Mei 2018 16:12

Putin: Tak Ada yang Percaya Hasil Investigasi Rusia Soal Jatuhnya MH17

MyPassion
Pesawat MH17 jatuh, barat menuding Rusia penembaknya.(Tribwatch)

MANADOPOSTONLINE.COM—Ada beberapa versi tentang kecelakaan Pesawat MH17. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, tidak ada yang memperhitungkan penyelidikan dari pihaknya. "Ada beberapa versi, termasuk versi bahwa Pesawat MH17 adalah rudal tentara Ukraina, dan pesawat perang. Tapi saya ulangi, tidak ada yang mempercayai kami," kata Putin.

Sebelumnya, Kedutaan Australia dan Belanda mengeluarkan pernyataan, negara-negara menuduh Rusia yang menjatuhkan Pesawat MH17. "Rudal itu diluncurkan oleh Buk TELAR milik Angkatan Bersenjata Rusia," kata Kepala Departemen Investigasi Kejahatan Pusat Polisi Belanda, Wilbert Paulissen.

Pada saat yang sama, Kepala Penuntut dari Belanda Fred Westerbeke menyatakan, tim investigasi tidak akan mengungkapkan bukti yang diduga terungkap. Kembali pada 2016, Tim Investigasi Gabungan yang dipimpin Belanda telah mempresentasikan hasil awal dari investigasi kriminal ke kecelakaan itu. Mereka mengklaim, Pesawat MH17 jatuh oleh tembakan rudal Buk TELAR yang dikirim dari wilayah Rusia ke Ukraina.

Namun, Perusahaan Almaz Antey Rusia, yang mengembangkan sistem rudal Buk, menolak temuan itu. Mereka mengatakan, tiga simulasi menunjukkan bahwa rudal itu diluncurkan dari daerah Zaroshchenske, yang dikuasai oleh tentara Ukraina.

Pesawat MH17 sedang dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur, membawa 298 penumpang. Semua orang, termasuk awak pesawat tewas ketika pesawat itu jatuh di wilayah Ukraina Donetsk pada 17 Juli 2014. Setelah bencana itu, Ukraina mendelegasikan penyelidikan ke Dewan Keselamatan Belanda.(jpg/mpo)

Kirim Komentar