26 Mei 2018 11:20
Satu Keluarga Diringkus Tim Manguni Polda/

Komplotan Curanmor Kalimantan Beraksi di Sulut

MyPassion
Para pelaku curanmor saat digiring personel Tim Manguni Polda Sulut, di Mapolda, Jumat (25/5) kemarin sore.(Rangga Mangowal/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Tim Resmob Manguni Polda Sulut berhasil meringkus tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Parahnya, ketiganya merupakan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Para pelaku; SE alias Said (48), TN alias Tina (59) dan SE alias Sandi (22), dari Kalimantan, yang berdomisili di Desa Minanga Dua, Kecamatan Posumaen, Kabupaten Minahasa Tenggara. Para pelaku tak berkutik ketika diringkus Tim Manguni di rumah mereka, Kamis (24/5).

Informasi dirangkum, penangkapan satu keluarga tersebut, berawal saat Tim Resmob Polda Sulut menerima laporan dari masyarakat. Di mana, di desa tersebut ada seorang warga yang sering menjual sepeda motor bodong dengan harga murah.

Merespon informasi tersebut, Tim Manguni langsung menuju lokasi dan melakukan penelusuran. Hasilnya, benar para pelaku sering menjual sepeda motor hasil curian. Tim kemudian langsung melakukan penggerebekan dan meringkus ketiganya.

Saat dilakukan pengembangan, Tim berhasil mengamankan sembilan unit sepeda motor hasil curian dari beberapa lokasi yang berbeda. Ketika hendak diamankan ke Mapolda Sulut, pelaku SE alias Said dan anaknya SE alias Sandi sempat melakukan perlawanan, sehingga dihadiahi timah panas.

“Berhasil ditangkap satu keluarga terdiri dari ayah berinisial SE alias Said (48), ibu berinisial TN alias Tina (59) dan anak berinisial SE alias Sandi (22) warga Kalimantan yang berdomisili di Desa Minanga Dua, Mitra. Mereka diketahui sering melakukan menjual motor hasil curian,” ungkap Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dikonfirmasi, Jumat (25/5).

Tompo menambahkan, para pelaku melancarkan aksinya dengan modus membobol kunci motor pakai kunci T. “Incaran mereka motor yang berada di tempat parkir pusat perbelanjaan hingga perumahan. Dari hasil pengembangan, sembilan unit motor hasil curian dan satu buah kompresor telah diamankan,” beber Tompo.

Sementara itu, pelaku SE alias Sandi saat diwawancarai mengaku, kalau dirinya hanya bertugas memodifikasi motor hasil curian. Sementara yang melakukan pencurian adalah ayah dan ibunya. “Kalau papa dengan mama keluar, pasti pulang mereka bawa motor lain hasil curian. Dan semua motor itu ketika di rumah langsung saya modifikasi dan jual lewat Facebook,” bebernya.

Sembilan barang bukti yang diamankan; Honda Beat empat unit, satu unit Honda Supra X125, satu unit Vario 125, satu unit Vario 110, satu unit Yamaha Vixion, satu unit Yamaha Mio, dan sebuah kompresor. “Pelaku SE alias Said juga seorang residivis kasus curanmor tahun 2016. Saat ini ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolda Sulut untuk diproses,” tandas Tompo, sembari menegaskan Polda akan menindak tegas para pelaku curanmor.(***)

Kirim Komentar