22 Mei 2018 08:00

Kursi DPR RI Ketat, Pertarungan di Internal Parpol Super Seru

MyPassion

MANADO—Persaingan meraih kursi Senayan (DPR RI) diprediksi akan ketat, termasuk di internal partai politik (parpol). Prediksi tersebut datang dari beberapa pengamat politik.

 

Untuk PDI Perjuangan (PDIP), ketokohan Olly Dondokambey (OD) akan diuji. Bila OD maju, dua kursi Senayan ada di titik aman. Menariknya, OD kemungkinan besar tidak maju. Sehingga mempertahankan dua kursi, PDIP harus kerja keras.

Menurut pengamat politik Dr Jhonny Lengkong, jagoan PDIP Herson Mayulu cukup berpengaruh di Bolaang Mongondow Raya (BMR). Sehingga suara PDIP untuk DPR RI di Bolmong Raya diprediksi naik. Namun sosok lain yang tak kalah menjual yaitu Jantje Wowiling Sajow (JWS), Djenri Keintjem, Vanda Sarundajang, dan Adriana Dondokambey. Dipastikan pertarungan di internal PDIP sendiri super seru.

Lanjut Lengkong, milihat sejumlah figur internal bertarung di satu lokasi memang akan membuat bingung pimpinan partai. Terutama soal mana yang akan menjadi prioritas.

“Yang sangat jelas itu ada di roda organisasi PDIP. Di sana banyak sekali mantan kepala daerah serta orang berpengaruh di daerah yang mendaftar. Itu pasti akan sangat membuat internal partai panas. Jadi bukan hanya di luar, namun sampai pertarungan dalam partai juga akan panas,” jelas akademisi Fispol Unsrat ini.

Pemilu 2019 juga menjadi ujian pertama Ketua DPD Golkar Sulut Tetty Paruntu. Bila dua pemilu sebelumnya, suara terbesar disumbang dari BMR, kali ini agak merata. “Memang Golkar ada Djelantik Mokodompit di BMR. Namun jangan dipandang sebelah mata politisi muda Jerry Sambuaga, Marhani Pua, Aryanti Baramuli Putri, dan Stefanus Vreeke Runtu. Sama dengan parpol lain, persaingan di internal Golkar sangat ketat,” bebernya.

Menarik disimak di Gerindra yang dia nilai berpeluang mempertahankan satu kursi DPR RI. Pasalnya duo Wenny: yaitu Wenny Warouw dan Ketua DPD Gerindra Sulut Wenny Lumentut akan bersaing ketat.

Dengan kekuatan yang sama, serta masing-masing memiliki elektibiltas menurut Lengkong, akan sangat berpeluang membuat gesakan. Jelasnya, saling sikut antara kader pasti akan terjadi. Apalagi jika ada kader yang memang tidak diusung sebelumnya.

“Apalagi jika para pendaftar di dominasi orang besar dengan elektabilitas yang tinggi. Maka peluang itu akan sangat besar terjadi,” tuturnya.

12
Kirim Komentar