21 Mei 2018 07:43

Lawan Tumbang Marquez Menang, Ini Hasil MotoGP Semalam

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM — Begitu tahu Marc Marquez memilih kombinasi ban medium-hard untuk balapan GP Prancis tadi malam, itu menjadi sinyal bahwa pembalap sang juara bertahan sudah sangat pede dengan setingan motornya. Pilihan ban itu menjadi yang paling keras di antara semua pembalap di grid. Setelah dua pesaing utamanya, Andrea Dovizioso (Ducati) dan Johann Zarco (Tech3-Yamaha) tumbang, Marquez langsung tak terkejar.

Dengan ban belakang hard, Marquez harus menahan ritme balapnya di lap-lap awal untuk sampai menemukan suhu yang pas. Tak heran jika di lap pembuka, justru rider Ducati Jorge Lorenzo yang mampu merangsek ke depan memimpin lomba. Kemudian, rekan satu timnya Dovizioso ikut bertarung di rombongan depan bersama Zarco.

Sesaat setelah sukses menyalip Lorenzo di lap 4, Dovi tergelincir di tukungan 6. Ban medium-soft yang dipilihnya terlalu dipaksan sebelum menemukan suhu yang pas. kemudian,giliran Zarco terseret di tikungan 8 saat diburu Marquez. Keduanya gagal melanjutkan balapan.

Melihat dua pembalap pesaingnya tumbang, Marquez sadar bahwa memaksakan bertarung di awal balapan adalah keputusan fatal. Untuk itu dia benar-benar menjaga ritme balapnya. Menahan diri. Apalagi juara dunia empat kali MotoGP tersebut tahu, pimpinan lomba saat itu, Jorge Lorenzo sudah salah memilih ban. Soft-soft. Pilihan ban paling lunak di tengah suhu trek yang sangat panas.

Benar saja, saat lap 10 belum selesai Marquez dengan mudah melahap Lorenzo di tikungan 6. Sejak saat itu, Lorenzo langsung menyesal. Permukaan bannya benar-benar tandas. Dua lap kemudian pembalap Pramac Ducati Danilo Petrucci membabatnya di tikungan 7. Petrucci merebut posisi kedua.

Di saat yang sama, bintang Movistar Yamaha Valentino Rossi juga sedang menemukan ritme balap terbaiknya. Pada lap 13, The Doctor mencuri tempat ketiga dari Lorenzo di tikungan 8. Tanpa perlawanan.

Ada harapan Rossi bisa memburu Petrucci di posisi kedua. Pada lap 14-15 pembalap Italia 39 tahun tersebut membukukan lap tercepat secara beruntun. Namun ternyata itu tak berlangsung lama. Penyakit Yamaha YZR-M1 yang kesulitan dengan cengkeraman ban pada kondisi trek panas tak bisa ditutupi. Rossi memilih tak memaksakan menggeber motornya daripada kehilangan podium keduanya musim ini yang sudah di tangan.

12
Kirim Komentar