17 Mei 2018 13:22

Pertamina Tambah 5 Ribu Tabung Melon per Hari

MyPassion

MANADO—Umat muslim mulai menjalankan ibadah puasa hari ini. Dalam bulan suci ramadan ini, masyarakat mengkhawatirkan ketersediaan tabung gas elpiji. Khususnya tabung subsidi 3 kilogram (kg) berwarna hijau yang dijuluki tabung melon. Namun, PT Pertamina sebagai pihak yang bertanggung jawab akan ketersediaan elpiji menekankan, stok elpiji untuk Sulut cukup untuk menghadapi bulan ramadan.

 

Branch Marketing PT Pertamina (Persero) wilayah Suluttenggo, Daniel mengatakan rata-rata realisasi kuota harian elpiji PSO (bersubsidi) selama bulan ramadan diprediksi naik 7,4 persen dari hari normal. “Dalam periode satgas lebaran, kita sediakan 232 metrik ton per hari. Dibanding realisasi harian normal sebesar 216 metrik ton per hari (ketambahan 16 metrik ton). Angka tersebut naik 14 persen bila dibandingkan tahun 2017,” terang  Daniel.

Diketahui, 1 metrik ton (atau ton) setara dengan 1.000 kg. Kemudian, jika dikonversi ke jumlah tabung bersubsidi (3 kg), maka 1 metrik ton setara dengan sekira 333 tabung. Ini berarti, total tabung subsidi yang disiapkan Pertamina selama bulan puasa yaitu 232 metrik ton atau lebih dari 77 ribu tabung per hari. Naik dari kuota harian normal yaitu 216 metrik ton atau setara 72 ribu tabung per hari. Atau naik 5 ribu tabung (per hari) dari kuota normal.

Sementara untuk elpiji non PSO atau non subsidi, Daniel menambahkan, rata-rata konsumsi selama masa satgas diprediksi naik 9,8 persen. “Dari  408 metrik ton per hari. Menjadi 448 metrik ton per hari,” beber Daniel.  Di samping itu, pihaknya menjanjikan upaya-upaya untuk mempertahankan kestabilan pasokan elpiji. “Kita terus mengoptimalisasi mobil tanki dan awak mobil. Kemudian menyiapkan 350 pangkalan elpiji siaga,” ujarnya.

Selanjutnya, sambung Daniel, koordinasi dan komunikasi intensif dengan pihak eksternal dilakukan. “Dalam hal ini Dishub, Dirlantas, Polda dan ESDM. Serta imbauan dan sosialisasi baik media elektronik maupun sosmed,” terang Daniel.

Terpisah, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKLI) me-warning Pertamina agar menepati janji ketersediaan tabung elpiji. “Setiap tahun selalu begitu. Namun tahun ini, diharapkan Pertamina menepati janji dengan menjaga stok dan harga elpiji,” ujar Ketua YLKI Sulut Aldy Lumingkewas.

Dia pun meminta konsumen agar tak ragu-ragu membuat pengeluhan terkait kelangkaan atau melambungnya  harga. “Karena setiap menjelang hari raya keagamaan maupun hari besar lain, masalah klasik yang dihadapi adalah stok elpiji subsidi kosong. Kalaupun ada, harganya selangit,” pungkas Lumingkewas. (fgn)

Kirim Komentar