17 Mei 2018 08:26

Pdt Arina-Uskup Untu: Selamat Berpuasa Bagi Umat Muslim

MyPassion

MANADO—Hari ini (17/5), umat Muslim mengawali puasa Ramadan tahun 2018. Pesan toleransi datang dari BPMS GMIM Pdt Hein Arina. Atas nama warga GMIM, Arina menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa tahun kepada umat Muslim di Sulut. Dia meminta warga GMIM menghormati dan menghargai sesama umat beragama.

"Menghadapi bulan puasa bagi saudara-saudara Muslim, kami mengharapkan agar semua warga gereja dan secara khusus warga jemaat GMIM, menghormati dan menciptakan kerukunan satu dengan yang lain. Karena puasa itu adalah ibadah. Marilah kita menghargai saudara-saudara kita yang sedang beribadah," katanya.

Lanjutnya, sedapat mungkin untuk mengambil bagian bersama-sama kepolisian, dalam memberi keamanan kepada saudara-saudara Muslim yang sedang beribadah. Menjaga tempat-tempat ibadah. “Dan kepada saudara-saudara muslim, kami mengucapkan selamat melaksanakan ibadah puasa. Marilah kita pererat tali persaudaran yang rukun agar lebih kuat, melalui ibadah puasa ini," pintanya.

Tambah ketua BPMS ke 14 ini, aksi terorisme belakangan ini, jangan menjadikan perpecahan di antara umat beragama. Sebab itu merupakan perilaku orang tak beragama. "Terorisme adalah musuh bersama. Karena tindakan kekerasan, apalagi pembunuhan tidak diajarkan oleh agama apapun. Oleh karena itu, terorisme bukanlah masalah agama. Setiap agama mengajarkan untuk saling menghargai, menghormati sebagai sesama ciptaan Tuhan," tegasnya

Arina juga mengajak untuk selalu hidup rukun dan menjaga toleransi yang selama ini terbangun. "Dengan hidup berdampingan secara rukun dan damai, maka di sana berkat Tuhan selama-lamanya diperintahkan Tuhan. Seperti dalam Mazmur pasal 133," tutupnya.

Pesan yang sama disampaikan Uskup Keuskupan Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, melalui Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Manado Pst Steven Lalu Pr. “Atas nama umat Katolik kami hendak mengucapkan selamat ibadah puasa bagi saudara-saudari umat Muslim. Dan mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tidak berpuasa untuk saling menghargai sebagai sesama pemeluk agama di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjunjung tinggi kebebasan beragama dan beribadah,” katanya.

Mencermati apa yang terjadi akhir-akhir ini, pihaknya mengajak semua untuk  bekerja sama, bahu-membahu melawan terorisme. “Terorisme adalah musuh bersama kita. Mengutip pernyataan Ketua KWI Uskup Agung Jakarta, terorisme itu mencederai perasaan seluruh bangsa bukan cuma agama tertentu. Karena itu sambil mengucapkan selamat beribadah puasa, kami mengajak seluruh pemeluk agama untuk tetap menjaga kerukunan terutama di Sulawesi Utara, dengan saling menghargai dan saling berbagi kebenaran bukan cerita cerità hoax. Tuhan memberkati bangsa kita ini,” tutupnya.(ctr-01/cw-03/tan)

Kirim Komentar