16 Mei 2018 17:52

TP4D Kejari Talaud Dampingi Pengelolaan Dandes

MyPassion
Plt Bupati Petrus Tuange bersama Kajari Hendry Silitonga, sepakat kawal pengelolaan dandes di Talaud. (Fikantri Kaesang/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM — Kejaksaan Negeri Talaud bersama pemerintah kabupaten, menggelar pertemuan dengan para kepala dan bendahara Desa se-Talaud. Bertempat di aula BKPSDM, Selasa (15/5).

Pertemuan terkait pendampingan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Talaud, guna pengelolaan program kegiatan yang dibiayai dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (Dandes) Tahun 2018.

Sebelum membuka kegiatan, Plt Bupati Kepulauan Talaud Petrus Tuange mengatakan, pengawalan TP4D, diharapkan permasalahan yang dihadapi dalam menyerap anggaran dan pelaksanaan pembangunan yang ada di tiap desa bisa diminimalisir.

“Lewat slogan kepala desa sahabat jaksa. Para kepala desa tak perlu takut. Jaksa akan mengarahkan anda jika salah jalan. Terkait pengelolaan dandes, TP4D bekerja sama dengan Inspektorat akan melaksanakan pendampingan dan pengawasan, sebagai upaya pencegahan penyimpangan dan kerugian negara,” ujar Tuange.

Di hadapan 218 perserta, Kajari Talaud Hendry Silitonga menuturkan, sengaja meminta kepala desa yang hadir membawa sekdes dan bendahara. Dari persepektif hukum, Kajari menjelaskan, pertanggungjawaban pengelolaan kolektif kolegial. Di mana kades tidak boleh berdiri sendiri mengelola dandes. “Pengelolaan dana desa tidak boleh main-main. Harus ada transparansi, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, dilaksanakan penandatangan dokumen TP4D antara pemkab dan Kejari. Inspektur Kabupaten Kepulauan Talaud Moody Gumansalangi, Kepala DP3 AMD Max Binilang, dan sejumlah pejabat turut hadir. (fik/gnr)

Kirim Komentar