13 Mei 2018 11:36

Kebaktian Malam Dibatalkan, Rombongan Disbudpar Minahasa Sempat Beribadah Pagi di GKI Surabaya

MyPassion
Suasana di depan GKI Surabaya pasca 3 gereja dibom. SatPol PP tampak berjaga. (Agustifo Tumundo for MP)

MANADOPOSTONLINE.COM - Rombongan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Minahasa bersama tim kesenian berada di Surabaya saat kejadian teror bom di tiga gereja.

Kepada Manado Post, Kepala Disbudpar Minahasa Agustifo Tumundo menceritakan, saat akan ikut ibadah pagi di GPIB Maranatha namun gereja sudah ditutup. “Saat tiba di gereja, semua jemaat yang tiba langsung disuruh pulang oleh petugas keamanan,” kata Tumundo.

Kemudian, dia melanjutkan, rombongan mencari gereja lain untuk beribadah. “Kemudian kami cari Informasi, dan dapat Info di GKI Surabaya ada melayani Ibadah,” ujarnya.

Namun, usai ibadah, lanjut Tumundo, dibacakan pengumuman oleh majelis gereja bahwa Ibadah selanjutnya tidak akan dilaksanakan karena sudah ada instruksi dari pihak kepolisian. “Semua gereja sudah ada instruksi dari Kapolda untuk tidak menggelar Ibadah,” pungkas Tumundo. (fgn)

Kirim Komentar