24 Apr 2018 16:26
Pemprov Siapkan Anggaran 40 Miliar

THR Cair H-7 Idul Fitri

MyPassion
Asiano Gamy Kawatu

MANADOPOSTONLINE.COM—Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), sesuai keputusan pemerintah pusat, akan dilakukan tujuh hari sebelum hari raya Idul Fitri. Meski begitu, Pemerintah Provinsi Sulut masih menunggu instruksi tersebut sampai ke daerah.

“Kapanpun pencairannya, anggaran sudah siap. Kita tinggal menunggu instruksi yang pasti dari pemerintah pusat melalui gubernur. Kalau gubernur sudah memerintahkan, maka kita akan langsung membayar," kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Asiano Gamy Kawatu.

Kawatu mengungkapkan, kemungkinan ASN akan menerima gaji 13 dan 14 secara bersamaan. Jadi sebutnya, di beberapa bulan mendatang ASN akan langsung menerima tiga kali gaji. "Memang sekarang kita mendengar bahwa akan cair bersamaan. Namun kita harus menunggu putusan resmi. Kalau sudah ada maka kita akan cairkan. Informasi yang kita dapat ASN akan terima gaji tiga kali. Sudah disiapkan 40 miliar rupiah untuk mambayar gaji 13, 14 dan gaji pokok dari ASN," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut Erny Tumundo mengatakan, nantinya daerah-daerah yang ada akan mengacu sesuai surat edaran menteri. Menurutnya, jika edaran sudah sampai kepadanya maka instruksi pembayaran baik instansi pemerintah ataupun swasta sudah akan dilakukan. "Kita di daerah harus menunggu surat edaran menteri. Kalau sudah ada, maka kita sudah akan mensosialisasikan kepada perusahan untuk segera membayarkan THR kepada semua pekerja," ucapnya.

Dirinya juga mengatakan, bahwa pembayaran THR harus sesuai ketentuan undang-undang tenaga kerja. Di mana jika tenaga kerja sudah bekerja di atas satu tahun maka THR yang diterima sama dengan gaji satu bulan. Jika di bawah satu tahun maka aturannya yaitu perhitungan berapa bulan kerja, dibagi 12 bulan dikalikan dengan upah.

"Jadi pembayaran THR sesuai atauran yang ada. Kan juga dalam kontrak ada perjanjian mengenai pengupahan dan juga tunjangan baik sakit, hari raya atau tunjangan lainnya itu dipertimbangkan atau mengacu pada kontrak kerja yang ada. Jadi memang di tahun ini pembayaran semuanya sama, tidak ada kenaikan ataupun pengurangan," jelasnya.

Tumundo menambahkan, Disnakertrans Sulut juga akan membuka pos pengaduan THR. Jadi imbaunya, tenaga kerja bisa melapor ke pos pengaduan terkait pembayaran THR. “Jika ada perusahan yang tidak membayarkan hak bagi tenaga kerja ada sanksi yang menunggu. Perusahan harus terus menepati kontrak kerja yang sudah disepakati kedua pihak dalam kontrak tersebut,” tandasnya.(tr-02/tan)

Kirim Komentar