23 Apr 2018 17:54

Akhirnya, Penjual Mie Ayam Yang Viral Bernama Kentut Berganti Nama

MyPassion
Pak Kentut (Ihsan Hadi) saat menjajakan mie ayam di warungnya di Jalan Pepabri Raya, Kunciran Pinang, Tangerang, Sabtu (21/4) (Intan Piliang/JawaPos.com)

MANADOPOSTONLINE.COM - Upaya pria di Tangerang yang berprofesi sebagai penjual mie ayam untuk mengganti namanya dari Kentut menjadi Iksan Hadi akhirnya membuahkan hasil. Pengadilan Negeri Tangerang menerima permohonan pergantian nama tersebut.

Saat JawaPos.com mencoba menghubunginya, dia mengaku senang atas putusan majelis hakim yang telah mengubah namanya menjadi Iksan Hadi.

"Tadi sidang di PN Tangerang berlangsung kurang lebih selama 30 menit, saya senang majelis hakim bisa mengganti nama saya menjadi Iksan Hadi," kata Iksan seperti dilansir dari JawaPos.com, Senin (23/4).

Iksan bersyukur akhirnya namanya dapat berubah dan tak lagi menyandang nama Kentut. Dia mengaku tetangga di sekitar rumahnya pun mengucapkan selamat atas nama barunya tersebut.

"Tetangga banyak yang mengucapkan selamat atas nama baru saya," ujar Iksan.

Tak hanya itu, pria berusia 30 tahun itu mengaku semakin percaya diri setelah namanya berubah. Dia kini tak akan malu lagi dalam mengurus administrasi yang membutuhkan nama asli, termasuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Akhirnya sekarang saya bisa bikin SIM dari selama ini tidak punya SIM, tidak malu lagi kan namanya sudah jadi Iksan Hadi," ucapnya.

Iksan mengaku selama ini merasa malu jika namanya dipanggil dalam forum-forum formal. Kebanyakan orang yang mendengar menertawakan saat namanya dipanggil.

"Ya biasanya di acara-acara formal, di RT RW kalau tahu nama saya yang lama banyak yang ketawa. Waktu Pilkada nama saya dipanggil juga banyak yang ketawa," jelas Iksan.

Iksan sebelumnya menyandang nama Kentut sejak kecil. Karena nama yang tak lazim itu dia kerap menjadi bahan olok-olokan.

Atas hal itu, kemudian memutuskan mengajukan pergantian namanya ke PN Tangerang menjadi Iksan Hadi pada pekan lalu. Nama itu dipilih karena pemberian guru ngajinya saat masih berusia enam tahun. (jpg/mpo)

Kirim Komentar