23 Apr 2018 15:50
3 Bulan, 21 Kasus Kecelakaan Terjadi

8 Nyawa Melayang di Jalannan

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Selang tiga bulan, sejak Januari awal tahun sudah 8 melayang hilang di jalanan. Data Satuan Lantas Polres Minahasa, di triwulan pertama ada 21 kasus kecelakaan (laka) lalu lintas yang terjadi. Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung melalui Kasat Lantas Polres Minahasa AKP Rudi Repi membeberkan, dari kasus laka baik yang memakan korban atau tidak, didominasi oleh remaja. “Paling banyak remaja. Penyebabnya dominan adalah pengemudi tidak memakai helm dan ada yang dalam pengaruh minuman keras,” beber Repi.

Dia melanjutkan, pihaknya sudah sangat maksimal dalam mengupayakan tindakan preventif. Baik berupa pendekatan persuasif lebih khususnya bagi pengendara usia dibawah 30 tahun. “Police Goes to School, edukasi ke universitas bahkan sudah ada komunitas safety riding bentukan Satlantas membuktikan Polres Minahasa sudah maksimal dalam menekan angka lakalantas,” kata Repi.

Mantan PJR Polda Sulut ini menyayangkan, masyarakat masih banyak yang menganggap penggunaan helm hanya jika berada di kota besar. “Pakai helm dan menyiapkan surat-surat jadi opsi kedua,” sesalnya.

Dirinya pun bertekad, di tahun baru ini pihaknya terus berkomitmen untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas, terlebih jatuhnya korban sia-sia di jalan raya. “Kita targetkan turun sekitar 20 persen. Memang ini perlu kerja sama semua pihak. Dari sisi personel kita di lapangan juga sangat terbatas,” ujarnya. Jadi, dia melanjutkan, guru-guru, ASN serta orang tua harus menjadi teladan berlalu lintas bagi generasi muda. “Jangan sampai masih jatuh korban lagi di jalan karena kelalaian sendiri,” pungkasnya.

Terpisah, tokoh pemuda Tondano Marchel Wolayan mengapresiasi kinerja kepolisian untuk menekan angka Lakalantas. “Perlu diapresiasi. Namun harus benar-benar konsisten,” katanya. “Jangan sampai semangat menurunkan angka kematian karena Lakalantas ini hilang. Harus terus menerus agar pengguna jalan semakin sadar dan angka kematian akibat kecelakaan bisa menurun,” tandas Wolayan.(ctr-02/fgn)

Kirim Komentar