22 Apr 2018 15:51

Ribuan Anak Misionaris Diperkenalkan Jadi Biarawan-biarawati

MyPassion
Perayaan ekaristi hari doa panggilan sedunia ke-55, diikuti ribuan anak misioner se-Kevikepan Tomohon bersama para pembina, imam biarawan-biarawati dan para calon imam di Seminari Menengah Fransiskus Xaverius Kakaskasen. (Wailan Montong/Manado Post Online)

MANADOPOSTONLINE.COM - Pertemuan raya Serikat Kepausan Anak Misioner (Sekami) dan Serikat Kepausan Anak Remaja (Sekar) dalam rangka Yubileum 150 Tahun Gereja Katolik Bertumbuh Kembali di Keuskupan Manado, diselengarakan oleh panitia Keveikepan Tomohon bertempat di Seminari Menengah St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen, Minggu (22/4).

Kegiatan ini juga memperingati hari doa panggilan sedunia ke-55. Kemeriahan acara dihadiri oleh ribuan anak Sekami dan Sekar dari tujuh Paroki dan Stasi yang ada di Kota Tomohon. Misa dipimpin langsung oleh Vikaris Episkopalis Tomohon Pastor Albertus Imbar, Pr didampingi Pst Hadi Untu Pr sekalu moderator Sekami, dan Pst Alex Tamangendar.

Pastor Albertus Imbar, Pr menyampaikan kekagumannya akan antusiasme anak-anak Sekami dan Sekar yang walaupun kondisi cuaca hujan tapi tetap semangat dan penuh sukacita. "Ini merupakan wujud dari semangat doa, derma, kurban dan kesaksian. Semoga harta karun milik gereja ini nantinya bisa mengikuti jejak para imam baik jadi pastor, frater, bruder dan suster," jelas Pastor Berty sapaan akrabnya.

Perayaan ekarisiti juga berlangsung dengan suasana akrab untuk anak-anak. Usai perayaan misa dilanjutkan dengan berbagai lomba-lomba. Ketua Umum Panitia Drs. Gerardus E. Mogi menyampaikan rangkaian kegiatan ini merupakan wujud sukacita iman.

"Sangat penting bagi orang tua untuk dari kecil anak-anak sudah diperkenalkan dengan kegiatan-kegiatan kerohanian serta memberikan pengetahuan tentang sejarah gereja melalui kegiatan-kegiatan seperti ini yang dikemas dengan lomba-lomba," terang Mogi.

Sekami dan Sekar anak-anak diajak untuk terbuka dengan saudara-saudara yang berbeda agama. "Menghormati pendapat orang lain, serta menjadikan saudara teman-teman dari berbagai golongan agama," kuncinya. (wam)

Kirim Komentar