21 Apr 2018 10:19

Dikawal Pala dan Oknum Aparat, Nekat Membangun Tanpa IMB

MyPassion
Gedung yang dibangun di Kelurahan Bahu ini tidak memiliki IMB. (Hesly Marentek/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM - Pembangunan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masih terjadi. Seperti salah satu gedung di Lingkungan Dua, Kelurahan Bahu. Bangunan itu pun menuai protes warga, Jumat (20/4) kemarin. Karena menutup badan jalan untuk proses pengecoran. Terpantau Manado Post, pembangunan gedung dua lantai yang akan digunakan sebagai tempat usaha ini  bahkan dikawal kepala lingkungan (pala) setempat berserta oknum anggota TNI.

Sekretaris Kelurahan Bahu Donvito Fourzany ketika dikonfirmasi membenarkan gedung tersebut belum mengantongi IMB. "Penerbitan IMB setahu kami masih sementara diproses," ujar Plt Lurah Bahu itu.

Selain itu, dirinya mengakui pembangunan gedung tersebut  memang menyalahi aturan. Karena dari pengakuan pemilik gedung IMB dalam tahap proses. Sementara pihaknya hanya memberikan izin persiapan. "Memang ini kelalaian kami. Karena tidak mengawal proses pembangunan gedung tersebut. Sebenarnya kami tak izinkan, tapi mereka tetap lakukan pembangunan," ujarnya.

Donvito pun mengakui sudah sempat memperingatkan pemilik agar pembangunan dihentikan. Tapi dia beralasan kasihan kepada pemilik yang sudah sempat menunjukan register kepengurusan pemasukan IMB. "Kami sudah ingatkan supaya dihentikan, tetapi pemilik tetap berspekulasi dengan melanjutkan pembangunan. Bahkan sudah saya ingatkan jangan ada masalah dengan warga sekitar. Karena jika digugat,  pembangunan akan dihentikan," ujarnya.

Menurut Donvito, pala dan babinsa yang mengawal proses pembangunan gedung tersebut untuk mengatur arus lalu lintas. "Misalnya diatur supaya tidak terjadi kemacetan saat pengecoran," jelasnya.

Sementara itu, warga mendesak  pembangunan gedung segera dihentikan. Dikarenakan sering mengakibatkan macet, polusi, hingga banjir. "Ini harus ada perhatian dari Pemerintah Kota Manado. Apalagi kan diketahui, tidak memiliki IMB," tegas Frando Manangkalangi salah satu tokoh pemuda Bahu. "Patut dipertanyakan kapasitas pala dan oknum TNI. Kenapa  tidak ada izin, malah mengawal setiap kali ada pengecoran," kata Ketua Generasi Muda Waraney Toar Lumimuut Bahu itu.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi A DPRD Manado Roy Maramis dengan tegas menyatakan pemerintah harus memberhentikan pembangunan gedung tersebut. Karena semua harus sesuai dengan aturan. "Sudah jelaskan
kalau belum memiliki IMB pembangunan gedung tersebut harus dihentikan. Aturannyakan IMB terbit terlebih dahulu baru dilakukan pembangunan," tegas politisi PKPI ini.

Selain itu, Maramis menuturkan jangan ada saling back-up antara pemilik dengan pemerintah. "Kami akan beritahukan hal ini ke sekkot atau dinas terkait. Karena ini sudah menyalahi aturan. Untuk itu,perlu diusut kenapa belum kantongi IMB tapi pembangunan sudah jalan," pungkas Maramis.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) Jimmy Rotinsulu SE MSI mengatakan, bangunan sebelum dibangun wajib memiliki IMB. ”Kami akan turun ke lapangan Senin
(23/4), untuk mengecek bangunan tersebut,” singkatnya. (ite/can)

Kirim Komentar