20 Apr 2018 15:04

Pengelolaan Keuangan Wajib Transparan

MyPassion
Pjb Bupati Royke Mewoh didampingi Sekkab Jeffry Korengkeng, Asisten III Hetty Rumagit dan Inspektur Frits Muntu di sela rapim EPPA.(Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pengelolaan keuangan SKPD wajib transparan dan akuntabel. Hal ini bertujuan untuk menyeragamkan persepsi serta meningkatkan efisien dan efektifnya pengelolaan anggaran. Khususnya di lembaga pemerintahan baik pusat dan daerah. Hal ini ditekankan Penjabat (Pjb) Bupati Minahasa Royke Mewoh dalam rapat pimpinan (Rapim) evaluasi dan pengawasan penyerapan anggaran (EPPA) tahun anggaran 2018 di Ruang Sidang Kantor Bupati, Kamis (19/4).

Mewoh menyampaikan, pejabat harus memahami pelaksanaan pemerintahan daerah dengan paradigma baru berdasarkan UU no 23 Tahun 2014. “Khususnya pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, tertib, adil, patut dan taat pada peraturan perundang-undangan,” kata Mewoh.

Dia melanjutkan, bahwa Rapim EPPA memiliki peran strategis dalam pencapaian kinerja masing-masing perangkat daerah. Terutama dalam upaya pencapaian realisasi keuangan maupun fisik. “Berdasarkan data tim EPPA ternyata masih banyak organisasi perangkat daerah (OPD) atau SKPD yang tidak melaporkan realisasi penyerapan keuangan maupun fisik sesuai waktu yang telah dijadwalkan,” katanya.

Untuk itu, Mewoh meminta perhatian dan kerjasama pimpinan SKPD. “Bahwa dalam mengelola keuangan harus tertib administrasi pelaporan realisasi keuangan dan fisik. Hendaknya disesuaikan dengan sistem monitoring EPPA,” pungkas Mewoh.

Hadir dalam rapim EPPA,  Sekkab Jeffry Korengkeng, Asisten Administrasi Umum Hetty Rumagit, Inspektur Frits Muntu, Kepala Bagian Administrasi Pembanguan Philip Siwi dan jajaran pemerintah.(ctr-02/fgn)

Kirim Komentar