17 Apr 2018 15:14

Subsidi Potongan 50 Persen untuk Guru

MyPassion
GUNAKAN NON SUBSIDI: Gubernur Olly Dondokambey bersama Pertamina mengampanyekan tabung gas non subsidi bright gas.(Pertamina for MP)

MANADO—Pertamina menggandeng pemerintah provinsi (pemprov) untuk meningkatkan penggunaan tabung gas non subsidi atau bright gas. Bahkan, pemprov Sulut melalui instruksi Gubernur Sulut Olly Dondokambey mewajibkan ASN untuk tak lagi menggunakan tabung besubsidi 3 kilogram (kg). 

“Penggunaan elpiji non subsidi ini wajib untuk semua ASN. Karena tabung gas yang bersubsidi itu hanya untuk orang-orang yang kurang mampu,” tegas OD di sela acara Touring Sosialisasi Produk Berkualitas yang diinisiasi Pertamina Wuilayah Suluttenggo, Sabtu (14/4) pekan lalu.

Untuk para guru, lanjut gubernur, akan mendapatkan potongan 50 persen setiap pembelian tabung gas elpiji non subsidi. “Ini untuk meringankan beban para guru-guru yang ada. Semoga dengan adanya potongan tersebut semua guru-guru yang ada sudah akan menggunakan elpiji non subsidi. Pun dengan semua ASN,” sebutnya.

Sementara, General Manager (GM) Marketing Operation Region VII Pertamina Sulawesi Tengku Fernanda mengapresiasi pemerintah daerah yang mendukung Pertamina untuk menggunakan tabung gas yang ramah lingkungan tersebut. “Bright gas ini lebih ramah lingkungan. Kami berharap banyak masyarakat Sulut yang menggunakannya,” dia berharap.

Senada, Branch Manager (BM) Pertamina Suluttenggo, Daniel mengatakan, untuk kelancaran program tersebut Pertamina akan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Sulut untuk pendistribusiannya. “Kami akan sediakan agen untuk meyalurkan, kemudian di serahkan ke PD yang ada. Untuk potongan harga 50 persen pada setiap guru akan dibicarakan pekan depan,” jelasnya.

Dia pun berharap dengan adanya dukungan dari pemerintah, masyarakat Sulut perlahan-lahan akan berpindah menggunakan elpiji non subsidi. “Semoga penggunaan elpiji non subsidi akan semakin banyak. Dan perekonomian Sulut akan semakin berkembang,” kuncinya. (tr-01/fgn)

Kirim Komentar