17 Apr 2018 16:07

Seleksi Wawancara KPU Ketat

MyPassion
TEGANG: Ketua Timsel Sulut 1 Johny Taroreh, didampingi Nur Fitri Latief, Ferry Daud Lindo, La Ode Hanzal dan Wahyuddin Ukoli saat melakukan seleksi wawancara, Senin (16/4) kemarin.(Rianthy Kalalo/MP)

MANADO—Seleksi wawancara anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut untuk tujuh kabupaten/kota berlangsung ketat.

Pantauan koran ini, Senin (16/4) kemarin, di Grand Kawanua Novotel Manado, seleksi wawancara hari pertama untuk calon anggota KPU Manado dan sebagaian Minut. Setiap peserta diberikan waktu paling sedikit 20 menit untuk di wawancarai lima timsel. Namun, diantara 21 calon anggota KPU yang mendapat jadwal hari kemarin itu ada juga yang memakan waktu hampir satu jam.

Ketua Timsel Sulut 1 Dr Johny Taroreh MSi, didampingi Nur Fitri Latief SEAk MSA CA, Dr Ferry Daud Lindo SIP, La Ode Hanzal SPd dan Wahyuddin Ukoli SH I terlihat santai menguji para peserta yang sebagian kelihatan gugup.

“Semua hasil wawancara dari awal sampai selesai direkam. Jadi dapat diketahui mana yang benar-benar menjawab sesuai ketentuan. Kalaupun ada yang ingin melihat karena ada kepentingan tertentu, silahkan menyurat dan melihat sendiri hasil wawancara,” katanya.

Lanjut Tarore, hal ini dilakukan mengantisipasi adanya keluhan ataupun ketidakpuasan peserta dalam pelaksanaan seleksi ini.

“Mungkin saja nanti ada yang ingin melihat hasil wawancara karena merasa baik dan tidak lolos. Bisa saja. Jadi semua sudah diantisipasi dan memang seleksi ini dilakukan secara terbuka,” tukasnya.

Sementara itu, Bernadus Togas, salah satu peserta asal Minut mengaku, pelaksanaan seleksi saat ini sangat ketat tetapi transparan. “Tak hanya ketat, tetapi memang terbuka. Dan timsel sangat terbuka dalam setiap tahapan seleksi. Serta terus menjaga integritas timsel dengan baik,” tutupnya.

Diketahui, tujuh kabupaten/kota yang seleksi KPU yaitu Manado, Minut, Minahasa, Bitung, Tomohon, Bolsel, dan Boltim.(ria/can)

Kirim Komentar