17 Apr 2018 16:05
Pembayaran Gaji Tidak Melalui Rekening

Pemotongan Disebut Instruksi Panwaslu

MyPassion

MINSEL—Pemotongan sepihak dana operasional panwas kecamatan (panwascam) di Minahasa Selatan (Minsel) makin panas. Sejumlah staf lain ikut buka mulut. Mereka menyebut kebijakan itu diambil sesuai instruksi Panwaslu Minsel.

"Kami diminta menandatangani kwitansi tanda terima gaji senilai Rp 1,5 juta. Tetapi yang diserahkan kepada kami hanya Rp 1,1 juta," beber salah seorang staf panwas kecamatan yang meminta namanya disimpan. Lanjutnya, pemotongan juga dilakukan saat pembayaran SPPD. Mereka hanya menerima satu dari tiga kali SPPD dengan alasan ada kendaraan operasional di panwascam. Selain itu, dia menuding pernyataan Ketua Panwaslu Minsel Eva Keintjem, terkait pembayaran gaji dilakukan secara non tunai tidak benar.

"Sampai sekarang kami menerima tunai dan tidak melalui rekening," tegasnya.

Terpisah, anggota Panwaslu Minsel Franny Sengkey membantah tudingan tersebut. Menurutnya, alokasi anggaran telah sesuai ketentuan. "Ada oknum yang sengaja mencari masalah karena tidak terakomodir," tudingnya.

Sebelumnya, Keintjem justru terkesan menyalahkan sekretariat. "Kami hanya melakukan pengawasan. Soal anggaran itu di sekretariat. Kalau masalahnya di kecamatan yah mereka di kecamatan yang punya kewenangan," ujarnya, semalam.(jen/can)

Kirim Komentar