16 Apr 2018 15:22
Terancam Sanksi dari Kemenkeu

Tersendat, Triwulan I Hanya 92 M Terserap

MyPassion

SANGIHE—Serapan anggaran di triwulan I sangat memiriskan. Dari data diperoleh, hanya Rp 92 miliar yang berhasil direalisasikan atau 8,47 persen saja. Hal ini dibenarkan Sekretaris Kabupaten Sangihe Edwin Roring. Dia menjelaskan, saat ini pihaknya konsentrasi terhadap pelaksanaan serapan anggaran. April 2018 ini, kegiatan fisik masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) akan segera berproses. "Triwulan I itu serapan anggaran tersendat-sendat. Tapi kita mencoba sistem ini diubah, terutama anggaran kesehatan bisa lewat tender. Diupayakan April mulai tender," katanya.

Sekkab mengakui realisasi anggaran hingga akhir Maret tersendat disebabkan belum terealisasinya pekerjaan proyek.  "Untuk itu pimpinan OPD harus melakukan percepatan tender proyek. Hingga serapan anggaran tercapai," tandas Roring.

Dia menambahkan, serapan anggaran merupakan salah satu indikator penilaian dari pemerintah pusat. "Jika realisasi anggaran lambat maka akan mendapat sanksi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI)," jelasnya. Kepala Badan Keuangan Sangihe melalui Kepala Bidang Anggaran A Hapendatu SPd menjelaskan realisasi anggaran triwulan I, 8,47 persen. "Nilainya 92.260.000.000 atau 8,47 persen," tutupnya.(wan/gel)

Kirim Komentar