16 Apr 2018 16:37
Kekurangan Pegawai, Rekrut 3.398 THL

Sudah 2.603 ASN Pemkot Pamit

MyPassion
Grafis

MANADO—Sudah tujuh tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Manado tidak merekrut ASN akibat moratorium. Hal ini membuat jumlah ASN di Pemkot Manado berkurang drastis. “Dari 8.405 ASN pada 2011, tinggal 5.802 pegawai, sesuai data April 2018. Pengurangannya sekitar 2.603 orang,” ungkap Asisten III Bidang Administrasi Umum Frans Wawitjere SH, pekan lalu. Dia mengatakan, kekurangan ASN disebabkan banyak yang pensiun. Ada juga pindah tempat tugas ke daerah lain. Pun ada sudah meninggal. ”Setiap tahun 200-an ASN di Pemkot Manado pensiun. Makanya pegawai berkurang drastis,” ungkapnya.

Menurut dia, karena pengurangan ASN begitu banyak membuat Pemkot Manado merekrut Tenaga Harian Lepas (THL) di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk memperkuat organisasi sekaligus mengisi kekosongan pegawai. ”Tahun 2018 Pemkot Manado memiliki 3.398 THL. Kebanyakan di kecamatan, petugas kebersihan, SatPol-PP, Puskesmas, dan sekolah,” paparnya.

Dia menjelaskan, perekrutan THL ini juga untuk mengurangi pengangguran di Kota Manado. Karena THL digaji berdasarkan UMP Rp 2,8 juta. ”Kerja THL dituntut sama seperti ASN. Memiliki kompetensi dan disiplin yang baik. THL tidak boleh bermalas-malasan. Karena itu dievaluasi setiap tiga bulan,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mengurangi beban kerja ASN, Pemerintah Kota Manado mengharapkan moratorium penerimaan pegawai dicabut pemerintah pusat. ”Kami mengharapkan Pemkot Manado mendapatkan kuota penerimaan pegawai tahun ini,” harapnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Manado menambahkan, tahun ini memang ada wacana penerimaan CPNS dan Pemkot sudah memasukkan kebutuhan ke pusat. ”Tapi kami belum mendapatkan surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi soal kapan penerimaannya,”  jelasnya. “Jika sudah ada surat dari KemenPAN-RB penerimaan CPNS akan segera kami umumkan,” pungkasnya.(ite/gel)

Kirim Komentar