16 Apr 2018 16:05

Sindikat Kejahatan Curanmor Diungkap

MyPassion
FX Surya Kumara

MANADO—Pencurian kendaraan bermotor di Kota Manado terus menghantui para pemilik kendaraan. Polresta Manado pun ikut bergerak cepat guna mengungkap siapa dalang dalam aksi-aksi itu. Hasilnya, satu lagi sindikat pencurian spesialis kendaraan bermotor, akhirnya diamankan petugas.

Pelakunya berjumlah tiga orang. Yaitu BS alias Burhan (29), AB alias Agri (21) dan AS alias Agri (15). Semuanya warga Camar Buha, Lingkungan VI, Kecamatan Mapanget. Ketiganya berhasil diringkus di tiga lokasi berbeda, Jumat (13/4) akhir pekan lalu.

Informasi dirangkum, penangkapan berawal saat Tim Paniki Rimbas 3 di bawah pimpinan Aiptu Karimudin, menerima laporan pencurian sepeda motor di Kelurahan Singkil Satu, Kecamatan Singkil. Nah, berdasarkan laporan tersebut, tim langsung merespon dengan melakukan pengembangan serta penyelidikan.

Tidak butuh waktu lama, para pelaku berhasil diendus petugas. Ketiga pelaku pun berhasil diringkus di lokasi berbeda. Aiptu Karimudin mengatakan, pelaku Burhan diringkus tim di Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang. Sementara pelaku Agri di rumahnya. “Sedangkan pelaku Agil, kami tangkap saat sedang santai di pangkalan ojek di kompleks Camar Buha,” beber Kamarudin, Minggu (15/4) kemarin.

Dari para pelaku, tim juga menyita tiga unit sepeda motor hasil curian. Juga diamankan di lokasi berbeda-beda. Sepeda motor Yamaha Vega diamankan di Kelurahan Tuminting, Kecamatan Tuminting. Sementara dua unit Honda Beat diamankan dari Kota Bitung. “Menurut pengakuan para pelaku, ada juga dua unit sepeda motor Honda Vario dan Beat , sudah mereka jual ke Gorontalo,” bebernya, sembari menyebutkan saat ini ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolresta Manado untuk diproses hukum.

Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kurama membenarkan penangkapan tersebut. “Saat ini para pelaku sedang diperiksa oleh penyidik, terkait berapa banyak yang mereka curi. Kemudian melacak di mana saja barang bukti mereka jual. Selanjutnya akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Kumara, mantan Kapolres Minahasa Selatan.(rgm/gnr)

Kirim Komentar