16 Apr 2018 16:04

Raja Nasution Danyonif 712, Bhakti Yuhandika Dandezipur

MyPassion
PERKUAT SATUAN: Danyonif Raider 712/Wiratama yang baru Raja Nasution (kanan) bersama Danyonif lama Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan, mengapit Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Madsuni. Sertijab juga dilakukan untuk posisi Komandan Denzipur 4/YKN.

MANADO—Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Madsuni, Sabtu (15/4), melantik dua pejabat baru di jajarannya. Untuk posisi Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 712/Wiratama, kini dijabat Danyon Mayor Inf Raja Gunung Nasution. Kemudian, posisi Komandan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 4/Yudha Karya Nyata (YKN), kini dikendalikan oleh Mayor Czi Bhakti Yuhandika. Serah terima jabatan ini, digelar di lapangan Markas Yonif Raider 712/Wiratama, Teling, Manado.

Diketahui, Mayor Inf Raja Gunung Nasution, menggantikan Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan. Sementara Mayor Czi Bhakti Yuhandika, menggantikan komandan lama Mayor Czi Ibnu Muntaha.

Dalam upacara ini, juga digelar prosesi Pengalihan Komando dan Pengendalian (Alih Kodal). Di mana, Kodal Yonif Raider 712/ Wiratama, yang sebelumnya di bawah kendali Korem 131/Santiago Kodam XIII/Merdeka, kini menjadi langsung di bawah kendali Kodam XIII/Merdeka. Pangdam Madsuni menyebutkan, Alih Kodal Yonif Raider 712/Wiratama menjadi langsung di bawah Kodam XIII/Merdeka sebagai satuan pemukul Kodam ini, telah diprogramkan sejak lama. “Yakni bersamaan dengan pengaktifan kembali Kodam Merdeka pada 20 Desember 2016 silam,” ungkap jenderal pangkat bintang dua ini. Sebagai gantinya, akan segera dibentuk Batalyon Infanteri baru di bawah kendali Korem 131/Santiago di Sangihe. Yang diproyeksikan untuk memperkuat gelar pasukan di daerah perbatasan.

Sementara itu menurut Mayjen Madsuni, sertijab komandan satuan di lingkungan TNI Angkatan Darat, hal mutlak yang akan terus berlanjut. Karena terkait regenerasi pembinaan personel. “Sebagai satuan pemukul Kodam XIII/Merdeka, Yonif Raider 712/Wiratama, harus memiliki mobilitas tinggi dan siap operasional setiap saat untuk dikerahkan mengatasi berbagai kerawanan di seluruh wilayah administrasi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Tengah,” beber mantan Danjen Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD tersebut.

Sedangkan Denzipur 4/YKN, dijelaskan lagi memiliki fungsi khusus memperbesar daya gerak, daya tempur dan manuver pasukan kawan, melalui konstruksi rancang bangun secara cepat, serta menghambat dan mempersulit gerak maju pasukan musuh, melalui perusakan sarana dan pra sarana secara cepat pula. “Tugas lain Denzipur 4/Yudha Karya Nyata yang tidak kalah penting, melaksanakan pendeteksian dan penjinakan bahan peledak pada kegiatan pengamanan VVIP, di wilayah tanggung jawab Kodam Merdeka,” tandas Mayjen Madsuni.(gnr)

Kirim Komentar