16 Apr 2018 16:06

Gubernur: ASM Masa Depan Bangsa dan Gereja

MyPassion
SUKSES: Pawai Paskah usai ibadah Paskah Raya dan Hari Anak GMIM di Lapangan Sparta Tikala, Sabtu (14/4) lalu. (Revliando Abdilah/MP)

MANADO—Ibadah Paskah Raya dan Hari Anak GMIM di Lapangan Sparta Tikala, Sabtu (14/4) lalu, sukses. Sekira pukul 08.30 ibadah agung dimulai dan dipimpin oleh Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina. Usai ibadah, belasan ribu ASM dan GSM GMIM, lanjut dengan pawai paskah yang berjalan aman dan tertib. Hal ini tak lepas dari kesiapan panitia. Tampak petugas keamanan, baik polisi, SatPol-PP, Dishub dan panitia serta relawan berjaga di sepanjang rute pawai. 

Mengawal kelancaran pawai, sehingga tak tersendat oleh kendaraan yang melintas. Air minum disiapkan di beberapa titik. Juga di lokasi start maupun finish, snack dan makanan berat disiapkan. Sekira pukul 15.05, kegiatan selesai sekaligus pengumuman pemenang. Wilayah Tumpaan jadi juara satu, disusul Wilayah Sonder, Wilayah Tanawangko Satu, Wilayah Kakaskasen, Wilayah Manado Utara Satu, dan Wilayah Manado Teling.

Ketua Panitia Imelda Bastian Markus SE menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak yang terlibat. "Ini adalah perayaan tahunan dan tahun ini wilayah Manado Sentrum menjadi bagian dalam pesta iman anak GMIM ini. Terima kasih kepada semua yang terlibat. Kami berusaha mempersiapkan keperluan untuk suksesnya proses acara. Namun panitia tidak luput dari keterbatasan, mohon maaf kalau ada kekurangan. Terpujilah nama Tuhan," ungkapnya.

Ungkapan syukur juga dipanjatkan Ketua KPAS GMIM Pnt Michael Mait. Menurutnya, di periode yang baru ini, KPA menggerakan program strategis mendukung program daerah layak anak Provinsi Sulut. "Kami terus menggaungkan gerakan ramah anak. Ini merupakan respon kita, terhadap kota layak anak di Sulut. Maka menyikapi persoalan anak yang terjadi saat ini, mari kita bergandengann tangan untuk mewujudkan lingkungan yang baik untuk anak. Terlebih menjadi pelopor jembatan menuju pada Tuhan Yesus. Kalau Tuhan berkenan KPAS akan mendirikan rumah aman anak. Tentu perlu bantuan dan dukungan dari berbagai stekholder terkait, termasuk pemerintah," ajaknya.

"Jika ingin menjadi gubernur dan wali kota atau ketua Sinode, maka harus banyak belajar. Juga harus rajin berdoa, baca Alkitab dan beribadah. Supaya Tuhan berkati kalau taat kepada-Nya. Saling mengasihi sesama kita, utuk kebaikan bersama. Selamat paskah dan hari anak GMIM. Kristus sudah bangkit," teriak Mait, dibalas haleluya oleh seluruh anak yang hadir.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang membuka pawai didampingi Ketua TP-PKK Sulut Rita Dondokambey-Tamuntuan mengingatkan masa depan bangsa dan gereja tergantung pada anak-anak. "Kepada ibu-ibu dan GSM, jangan terlalu sibuk sehingga lupa pada perkembangan anak-anak kita. Saat ini dari data BPS, ada tanda merah. Menandakan anak-anak kurang diperhatikan dalam hak asupan makanan sehat. Ini harus menjadi perhatian bersama. Sehingga 15 tahun ke depan, masa depan penerus kita ini dapat terjamin. Semoga Tuhan menyertai kita, untuk kemajuan Sulut dan anak-anak kita," tutupnya.(cw-03/tan)

Kirim Komentar