16 Apr 2018 18:11

Dipukul dengan Tongkat Bisbol, Bripka Tambunan Nyaris Tewas

MyPassion
Ilustrasi (Dok.Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM - Bripka Eric Tambunan, personel Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut mengalami pengeroyokan oleh sejumlah pemuda di Kampung Sejahtera, Kota Medan, Sabtu (14/4). Diduga pengeroyokan dipicu rasa dendam oleh pelaku yang terlibat perkelahian dengan korban sepekan sebelumnya.

Informasi yang dirangkum Sumut Pos (Manado Post Group) dari Propam Polrestabes Medan, penganiayaan itu terjadi di Jalan Erlangga Ujung. Hal itu bermula dari perselisihan yang dialaminya di tempat hiburan malam, New Zone, sepekan lalu dengan Ayub, salah satu pelaku.

Ketika itu pengunjung di tempat hiburan malam tersebut sempat melerai perselisihan antara keduanya. Diduga Ayub masih dendam terhadap Eric, sehingga perseteruan kembali terjadi.

Sepekan berlalu Bripka Eric mendatangi rumah temannya, Dina, di Kampung Sejahtera atau yang dulu dikenal dengan Kampung Kubur, Sabtu (14/4) sore. Rumah Dina itu lokasinya tidak jauh dari tongkrongan Ayub.

Di saat itu Ayub mendengar kedatangan Bripka Eric Tambunan ke kampung Sejatera. Lantas Ayub mengajak kawan-kawan dan melakukan pengeroyokanterhadap Bripka Eric Tambunan. Menurut keterangan warga yang berada di lokasi. Dia dipukul dengan balok dan tongkat bisbol.

Akibat dari pengerokan tersebut Bripka Eric Tambunan mengalami luka beberapa bagian tubuhnya. Mulai dari bagian kepala, bibir pecah, lecet di tangan, dan kaki sebelah kanan koyak. Dia berhasil melarikan diri dari pemukulan itu usai lompat ke sungai.

Juru Bicara Polsek Medan Baru, Aipda Ayatullah menuturkan, kasus tersebut diambil alih Polda Sumut. "Kami dari polsek hanya membantu penyisiran sewaktu kejadian Sabtu sore kemarin. Kalau penanganan sepenuhnya oleh Polda Sumut," ungkapnya.

Dia menerangkan, Bripka Eric kondisinya sudah membaik pasca penganiayaan yang diduga dilakukan Ayub Cs. "Kondisinya sudah membaik, sedangkan senjata yang sempat jatuh juga sudah diamankan. Kemarin itu kalau tidak salah senjatanya dikembalikan ibu tiri seorang pelaku," katanya. (jpg/mpo)

Kirim Komentar