16 Apr 2018 16:47

Canggih, Begini Cara Polisi Tiongkok Tangkap Penjahat di Tengah Konser

MyPassion
Polisi di Tiongkok mengenakan kacamata canggih untuk bertugas mencari dan menangkap penjahat.(PeoplesDaily)

MANADOPOSTONLINE.COM – Penggunaan close circuit television (CCTV) berbasis teknologi face recognition terbukti ampuh membantu aktivitas polisi. Seperti yang dilakukan polisi di Tiongkok. Aparat keamanan di sana berhasil menangkap seorang penjahat yang sedang berada dalam kerumunan orang-orang yang sangat padat.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman Mirror, Senin (16/4), polisi di negara tersebut mengklaim berhasil menangkap seorang pelaku kriminal dalam sebuah acara konser musik pekan lalu. Menariknya, polisi berhasil menemukan seorang pelaku di antara kerumunan yang berjumlah sekitar 60 ribu orang.

Menurut laporan kantor berita Xinhua, Tiongkok, seorang penjahat yang ditangkap itu terlibat dalam kejahatan ekonomi. Tersangka berusia 31 tahun itu berhasil ditemukan dengan mudah berkat teknologi pengenalan wajah yang terpasang pada perangkat CCTV.

Pria yang disapa sebagai Mr Ao berhasil dikenali kamera di pintu masuk dekat penjualan tiket konser tersebut. Dia lantas ditangkap ketika mengambil tempat duduknya saat hendak menonton konser di Kota Nanchang, wilayah Timur Tiongkok.

"Tersangka itu tampak benar-benar terkejut ketika kami membawanya pergi," kata petugas polisi bernama Li Jin.

"Dia tidak berpikir polisi akan dapat menangkapnya dari kerumunan 60 ribu begitu cepat," tambah Li.

Seperti diberitakan sebelumnya, negeri tirai bambu itu memang banyak menggunakan perangkat CCTV di berbagai akses jalan-jalan di seluruh kota bahkan hingga ke gang-gang kecil.

Diperkirakan sebanyak lebih dari 170 juta kamera CCTV terpasang hampir diseluruh sudut pemukiman dan jalan. Negara ini diperkirakan akan menginstal 400 juta lebih selama tiga tahun ke depan.

Bukan kali pertama pihak kepolisian Tiongkok berhasil menangkap pelaku kejahatan berkat kecanggihan teknologi. Tahun lalu, polisi Tiongkok menangkap 25 tersangka di festival bir internasional lantaran pengenalan wajah pada kamera CCTV.(jpg/mpo)

Kirim Komentar