14 Apr 2018 10:57

Kenangan atau Kutukan

MyPassion
Grafis

NYON—Mohamed Salah yang jadi sorotan setelah drawing semifinal Liga Champions di Nyon, tadi malam WITA mempertemukan Liverpool dengan AS Roma. Bukan lagi soal bocoran drawing di situs resmi Roma lebih dari 12 jam sebelumnya ataupun reuni finalis European Cup 1983-1984. Ya, Salah pulang ke Olimpico sebagai lawan.

 

Ini tantangan bagi Lionel Messi-nya Mesir itu. Apakah Salah terlena dengan romansanya dua musim bersama Il Lupi? Atau melawan romansa tersebut demi terhindar dari kutukan calon peraih Sepatu Emas UEFA musim ini? Karena tak satu pun pemain peraih award itu bermain di final perebutan Si Kuping Lebar sejak Cristiano Ronaldo pada 2013-2014.

Raja gol Eropa musim 2014-2015 (Ronaldo/ Real), 2015-2016 (Luis Suarez/ Barcelona), dan 2016-2017 (Lionel Messi/ Barcelona) tidak merasakan atmosfer final Liga Champions. ''Di Liga Champions, segalanya akan terasa spesial,'' sebut Salah diwawancarai CNN. Di musim ini, Salah masih sama poin dan golnya dengan Messi, 29 gol dan 58 poin.

Uniknya, Daniele De Rossi pulalah yang menyingkirkan Messi bersama Barca-nya pada babak perempat final lalu dengan dramatis. ''Semua hal spesial saya alami dengan Liverpool, di Liga Champions saya tak pernah melihat momen seindah mengalahkan (Manchester) City. Dan saya ingin kembali (mengalahkan Roma),'' koar Salah.

Akun Twitter resmi Roma @ASRomaEN langsung berkicau tentang comeback Salah itu. ''Kami akan jadi lawan selama 180 menit. Tapi apapun yang terjadi kami tetap teman sepanjang  hidup. Tak sabar bertemu denganmu lagi @22mosalah!,'' begitu kicauan selamat datang Twitter Roma.

Monchi, selaku Direktur Olahraga Roma juga sudah memprediksikan Salah yang on fire. Dia ingin Roma fokus pada diri sendiri, dan tak berharap Salah jadi pemain pertama yang dapat memutus tren clean sheet Roma selama main di Olimpico sepanjang Liga Champions. ''Jika pas lawan Barca kami bisa menghindari Messi, kenapa ini (Salah) tidak,'' sebut Monchi, sosok yang paling menentukan di balik penjualan Salah seharga EUR 42 juta (Rp 700 miliar) tersebut, pada saat diwawancarai London Evening Standard.

Dua musim di Roma, winger berusia 25 tahun itu hanya mencetak 34 gol dari 83 kali dia main di semua ajang. Nah, begitu jadi idola baru di Anfield musim ini, Salah telah mencetak 39 gol dalam hanya dari 44 laga. Atau hampir kurang dari separonya dari laga-laga dia semasa ada di Roma. (jpg)

Kirim Komentar