14 Apr 2018 10:52
Tiga Tikaman Robohkan Korban

Pembunuhan Kembali Bikin Geger

MyPassion

BOLTIM—Kasus pembunuhan lagi-lagi bikin gembar. Kali ini peristiwa yang masuk kategori sadis ini, terjadi di wilayah hukum Polres Bolmong. Informasi dirangkum, tikaman pisau menewaskan korban Edgar Harinda (29), warga Desa Mangkid, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (12/4) pukul 19.30 Wita.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Tersangkanya, KK (14) dan GT (17), keduanya warga Desa Lanut. Mereka berhasil diringkus polisi sekitar tiga jam usai kejadian.

Awalnya, pukul 15.00 Wita, korban bersama kedua tersangka dan dua saksi Indra (18) dan Fendy (26), serta Yudi (22), sedang berpesta minuman keras (miras) di depan rumah Hendra.

Sekitar pukul 19.30 Wita, tiba-tiba terjadi adu mulut antara tersangka dengan korban, yang sama-sama dalam keadaan mabuk berat. KK tiba-tiba memukul pipi korban dengan tangan kanan sebanyak satu kali. Usai kena pukulan, korban melarikan diri. Namun dikejar kedua tersangka. KK yang saat itu membawa pisau, langsung menikam korban dari belakang sebanyak dua kali, tepat di punggung dan pinggang.

KK kemudian memberikan pisau tersebut kepada GT, yang juga ditikamkannya kepada korban sebanyak satu kali. Tiga tikaman membuat korban jatuh tersungkur dan tewas di lokasi kejadian, yang berjarak sekitar 25 meter dari lokasi pesta miras.

Kedua tersangka selanjutnya kembali ke tempat semula dan memberitahukan kejadian kepada para saksi. Sambil menunjukkan barang bukti pisau yang sudah berlumuran darah. Kedua tersangka lalu diantar pria bernama Jamrud ke rumah orangtua KK di Desa Molobog, Kecamatan Nuangan.

Polsek Modayag yang mendapatkan laporan, segera melakukan olah TKP dan memburu tersangka, dibantu Polsek Nuangan. Kedua tersangka akhirnya ditangkap tanpa perlawanan, di rumah orangtua KK, sekira pukul 22.45 Wita.

Kapolres Bolaang Mongondow (Bolmong) AKBP Gani Siahaan, melalui Kasubag Humas AKP Syaiful Tammu, membenarkan kejadian tersebut. Kedua tersangka, menurutnya telah diamankan di Mapolsek Modayag bersama barang bukti, dan pemilik barang bukti serta dua saksi. “Kasus ini masih dalam pengembangan. Kami akan menelusuri jika kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini,” bebernya. Dirinya pun menegaskan, bagi semua orangtua agar mengawasi anak-anak. “Jangan nanti sudah terjadi seperti ini (pelaku pembunuhan) baru menyesal,” tandasnya.(gnr)

Kirim Komentar