13 Apr 2018 12:04

Target Wisman Masih Jauh

MyPassion
Daniel Mewengkang

//MANADO—Tahun ini Pemprov Sulut menargetkan 120.000 wisatawan mancanegara (wisman). Hingga Maret, tercatat baru 29.000 wisman mengunjungi Sulut dan masih didominasi turis asal Tiongkok. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Daniel Mewengkang.

“Memang baru 29.000. Tapi kami optimis target 120.000 bisa capai tahun ini,” klaimnya. Dirinya mengatakan, rata-rata wisman yang datang ke Sulut gemar ke destinasi laut. Di samping itu, daerah puncak juga banyak. Apalagi Bukit Kasih dan beberapa destinasi di wilayah Tomohon. “Kunjungan wisman ke Sulut semakin meningkat karena keterkenalan Manado," sebut Mewengkang.

Disparda mendorong kabupaten/kota mencari dan mengembangkan spot pariwisata baru. Karena rata-rata yang dikunjungi wisman destinasi yang menjadi wewenang kabupaten/kota. "Kalau kita hanya mendorong. Contohnya seperti Jiko, Boltim. Itu tempat baru, ditemukan kabupaten setempat. Ini yang kita inginkan. Agar daerah menciptakan dan mengembangkan spot baru. Kan dapat retribusi itu bukan provinsi," urainya.

Mewengkang menuturkan, jika setiap bulan wisman yang datang 10.000 maka dalam satu tahun target bisa dicapai. Apalagi akan ada kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas). Diprediksi kunjungan wisman bakal meningkat. "Jadi kita akan kerja sama dengan Korea Selatan. Mereka bakal tur ke Sulut dengan penerbangan Batik Air," ungkapnya.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Disparda Sulut Jhon Paerunan mengatakan, sejumlah destinasi yang menjadi wewenang pemerintah provinsi yakni Sumaru Endo, Gunung Tumpa, dan Bukit Kasih telah siap menjamu wisman. "Keinginan wisman datang ke Sulut semua karena destinasi. Jadi kita terus memperbaiki fasilitas. Walaupun wewenang kita hanya tiga lokasi, namun kita terus menyempurnakannya. Apalagi kita menerima DAK fisik," sebutnya.

Kabupaten/kota juga harus memanfaatkan semua DAK yang diberikan untuk menata destinasi wisata. "Jadi melalui pariwisata, pendapatan asli daerah (PAD) akan terus meningkat. Buktinya tahun lalu banyak sektor ditolong pariwisata. Jadi saya harap retribusi yang masuk ke daerah bisa dimanfaatkan untuk pengembangan lokasi wisata," tukasnya.(tr-02/gel)

Kirim Komentar