13 Apr 2018 08:17
Laode: Segera Selesaikan agar Tak Menumpuk

KPK Beber Utang Calon se-Sulut

MyPassion

MANADO—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeber daftar utang calon kepala daerah kabupaten/kota di Sulut. Dari data yang dibeber di Polda, ada lima kepala daerah memiliki utang. Yakni Royke Roring, Alfrets Takarendehang, Evangelian Sasingen, James Sumendap, dan Sri Wahyumi Manalip. Wakil Ketua KPK Laode Syarief meminta agar utang tersebut segera diselesaikan. "Rata-rata harta kekayaan jauh lebih banyak dari utang. Jadi saya harapkan semua bisa cepat diselesaikan. Jangan sampai utang menumpuk dan hanya menjadi beban,” tuturnya.

 

Selain daftar utang, KPK kembali mengungkap harta kekayaan para calon. Di tempat pertama ada Elly Lasut yang comeback ke Talaud. Hartanya mencapai Rp 40 triliun. Disusul rivalnya Welly Titah Rp 25 miliar. Kemudian calon bupati Sitaro Evangelian Sasingen Rp 22 miliar (selengkapnya lihat grafis, red).

Lanjut Laode, LHKPN ini selain diterima pihak KPK juga melakukan klarifikasi dan verifikasi terhadap kebenaran laporan. “Jadi klarifikasi dan verifikasi yang kita lakukan memerlukan waktu lama untuk mengecek apakah benar LHKPN yang dimasukkan hari ini (kemarin, Red). Kalau tidak benar, maka kita pergi ke pelapor dan memberitahu ada yang belum termuat,” sebutnya.

Dia juga mengingatkan potensi besar money politics. “Karena itu kita juga bekerja sama dengan Polri dalam rangka meminimalisir money politics di pilkada tahun ini. Kita berharap semua paslon dengan digelarnya deklarasi ini mampu menjaga pilkada berjalan aman,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito mengatakan, money politics dilarang dalam undang-undang. “Jadi kalau ada bukti pidana pemilu maka akan ditangkap. Namun juga ada yang namanya pelanggaran administrasi pemilu. Pihak kepolisian harus mendiskusikan terlebih dahulu masalah ini, baru ditindaklanjuti,” urainya.

Lanjutnya, apalagi semua paslon berjanji tidak main money politics. “Kan sudah janji sekarang agar tidak money politics. Jadi saya harap ini terus dipertahankan. Jangan sampai ada paslon coba bermain. Namun saya percaya semua paslon ini jujur,” ungkapnya.

Elly Lasut, yang disebut sebagai calon terkaya mengatakan, masyarakat semakin pintar menghadapi kontestasi pilkada. “Saya berharap semua masyarakat Talaud, semakin dapat melihat money politics tidak baik bagi bangsa dan juga daerah Talaud,” ungkapnya.

Sementara, cakada Mitra James Sumendap mengatakan, jika dibandingkan dengan kepala BUMN maka pendapatan kepala daerah masih rendah. Ini yang menurutnya membuat beberapa kepala daerah sering terjebak dalam kasus korupsi.

Diketahui, KPK menggelar program ‘Pilkada Berintegritas di Sulawesi Utara’. Dalam program ini, KPK menggelar dua kegiatan sekaligus. Yaitu pembekalan untuk para pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak pada Juni mendatang, dan deklarasi pengumuman Laporan Harta Kekayaan (LHKPN) masing-masing pasangan calon.

Kegiatan dilaksanakan di ruang Tribrata Mapolda Sulut, Kamis (12/4), dihadiri oleh Wail Ketua KPK RI Laode Muhammad Syarif, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, Irjen Kemendagri Sri Wahyuningsih, Ketua KPU Sulut Yessy Momongan, Wakajati Sulut Andi Muhammad Iqbal Arif, dan seluruh pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada di Sulawesi Utara.

Untuk membekali para pasangan calon kepala daerah, KPK berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kejaksaan Agung, dan Polri. Program Pilkada Berintegritas dilaksanakan untuk mendorong terbangunnya perilaku antikorupsi dan pencegahan korupsi pasangan calon kepala daerah. Tujuan lainnya adalah untuk memberikan pemahaman persoalan pokok penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Kegiatan ini diikuti 16 pasangan calon kepala daerah di Sulut. Yaitu 2 pasangan dari Kota Kotamobagu, 3 pasangan dari Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 4 pasangan dari Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), 4 pasangan dari Kabupaten Kepulauan Talaud, 2 pasangan dari Kabupaten Minahasa, dan sepasang calon dari Kabupaten Minahasa Tenggara.(tr-02/can)

LHKPN PASLON:

12
Kirim Komentar