10 Apr 2018 15:37
Gubernur Janji Bakal Suplai Komputer

UNBK, Dua SMA Pinjam Fasilitas SMK

MyPassion

SITARO—Sekira 480 siswa SMA dari lima sekolah di Kabupaten Kepulauan Sitaro harus memeras otak dalam mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), hari pertama, pada Senin (9/4). Saat diwawancarai Kadis Pendidikan Sitaro Robert Kahiking mengungkapkan, dari total lima penyelenggara, tiga sekolah diantaranya melakukan UNBK secara mandiri.

 

"Tiga sekolah tersebut telah memiliki fasilitas memadai. Di antaranya lab dan komputer sesuai jumlah siswa,” sebutnya. Tiga sekolah ini adalah SMA Negeri 1 Siau Barat, SMA Negeri 1 Siau Timur, dan SMA Negeri 1 Tagulandang.

Dua sekolah lainnya kata Kahiking, masih melakukan UNBK dengan meminjam fasilitas sekolah lain yakni SMA Negeri 2 Siau Barat dan SMA Negeri 2 Siau Timur. “Keduanya melaksanakan UNBK di SMK Negeri 1 Siau Timur," jelasnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Agustina Budiman mengungkapkan, pihaknya akan terus berupaya menunjang pelaksanaan UNBK di Kabupaten Sitaro. "Meski memang secara teknis tingkatan SMA dan SMK bukan ranah kabupaten. Tapi kami berupaya semaksimal mungkin membantu pematangan UNBK," tuturnya

Salah satunya, lanjut Budiman, berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait seperti PLN dan penyedia jasa provider. "Agar dapat melakukan persiapan untuk meminimalisir gangguan teknis saat UNBK," kuncinya.

Di sisi lain melalui video conference, Gubernur Olly Dondokambey berjanji akan membantu pengadaan komputer di Sitaro. Hal tersebut dikatakan Olly di hadapan Bupati Sitaro Toni Supit, kemarin.

"Saya berjanji akan menyuplai komputer pada sekolah pelaksana UNBK sehingga ke depan seluruh SMA dan SMK di Sitaro dapat melaksanakan UNBK secara mandiri," ujarnya dalam video conference

Saat diwawancarai, Supit berharap ini dapat direalisasikan. "Walaupun bertahap namun diharapkan pelaksanaan UNBK ke depan beberapa sekolah penyelenggara yang meminjam fasilitas, bisa melaksanakan UNBK secara mandiri," tukasnya.

Supit juga berharap, para siswa dapat mengikuti dengan baik seluruh proses UNBK. "Agar mendapatkan hasil maksimal. Apalagi para siswa juga sudah dibekali sejak tahun lalu. Kita optimis angka kelulusan dapat mencapai 100 persen," singkatnya.(drp/gel)

Kirim Komentar