09 Apr 2018 13:03

Ini Penyebab Insentif Guru Ngaji dan Pelaksana Adat di Bolmut Belum Cair

MyPassion
Santoro

MANADOPOSTONLINE.COM - Pembayaran dan penyaluran insetif triwulan satu untuk guru ngaji, pelaksana adat, dan guru sekolah Minggu di Bolmut terhambat. Pasalnya,  pengurusan berkas administrasi yang dibutuhkan pihak Bina Kesejahteraan Sosial (Binkesos) Bolmut sampai hari ini belum sepenuhnya dimasukan.

"Kami berharap kepada guru ngaji, pelaksana adat desa, dan guru sekolah Minggu agar secepatnya memasukan berkas yang dibutuhkan. Seperti rekening dan berkas lainnya. Nah, ketika persyaratan itu sudah terpenuhi, nanti akan dibuatkan SK yang kemudian diajukan kepada bupati untuk ditandatangani sebagai dasar untuk mengeluarkan anggaran pembayaran insentif tersebut," terang Kepala Binkesos Bolmut Santoro, Senin (9/4).

Santoro juga menjelaskan insentif yang akan dibayarkan setiap orangnya berjumlah Rp 1.500.000 selama triwulan satu. Dimana kata dia, jumlah insentif setiap bulannya sebesar Rp 500.000 per orang.

"Itu kita berikan setiap triwulan. Nah, untuk triwulan satu belum tersalurkan karena masih menunggu kelengakapan berkas mereka. Kalau triwulan satu sudah tersalurkan, berikutnya triwulan dua dan seterusnya sudah pasti lancar," terangnya.

Santoro juga memberkan bahwa penerima insentif yakni pelaksana adat desa sebanyak 107 orang, guru ngaji 107 orang, guru sekolah minggu 20 orang.

"Insentif mereka semua sama. Anggaran sudah ada. Hanya pencairannya terkendala karena masih banyak yg belum melengkapi berkas. Kalau semuanya sudah dimasukan anggarannya pasti akan segera dikucurkan. (jam/un1)

Kirim Komentar