07 Apr 2018 12:38
Cerita Sakral Karangetang

Satu-satunya Gunung yang Pernah Dibaptis

MyPassion
MENARIK: Gunung Karangetang menjadi salah satu ciri khas Kabupaten Kepulauan Sitaro. Sampai saat ini gunung berapi itu masih aktif. (Don Papuling/MP)

Karangetang merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Sulut. Gunung ini, terletak di Kabupaten Kepulauan Sitaro. Tepatnya di Pulau Siau  dan disakralkan.

 

Laporan: Don Papuling

DARI catatan yang tersimpan rapi di Dinas Pariwisata, Karangetang merupakan satu-satunya gunung berapi di dunia yang pernah dibaptis. Gunung tersebut, dibaptis Yohanis, salah satu pendeta asal Belanda yang datang ke Siau untuk menyebarkan Injil.

Nama baptis Karangetang, sesuai dengan nama pembaptisnya. Yakni Yohanis. Namun sayangnya, kisah pembaptisan Gunung Karangetang ini, tidak pernah benar-benar diekspose. Bahkan masyarakat Sitaro, kebanyakan belum mengetahuinya.

Jessica David, salah satu warga mengungkapkan, memang nama baptis gunung ini tidak banyak diketahui masyarakat. "Saya nanti mengetahui, setelah praktek pelayanan di sini," ujar mahasiswa tingkat akhir UKIT ini.

Selain itu, di saat Paskah, para pendeta GMIST berkumpul melakukan perjamuan di gunung ini sebagai salah satu simbol mengenang masuknya agama Kristen.

Selain itu, rumor beredar di masyarakat, jika ada yang melakukan pelanggaran maka gunung ini akan memberi tanda berupa suara gemuruh ataupun langsung mengeluarkan lava pijar. "Jika ada pembunuhan atau pun dosa lainnya seperti berzina dan sebagainya, maka Karangetang memberikan pertanda," ujar Rain Mocodompis, warga Dame.

Dia mencontohkan waktu lalu. Di Siau pernah dibuka bar di sekitar area pelabuhan. “Namun karena tidak direstui, entah bagaimana, batu sebesar rumah, masuk ke dalam ruangan bar ini. Pada awalnya saya tidak percaya, namun setelah melihat bukti, ternyata benar. Bahkan tidak ada yang aneh saat bar di tutup. Batu nanti disadari saat besok bar akan buka kembali. Semenjak itu, Sitaro khususnya Pulau Siau, tidak pernah akan kembali dibangun tempat hiburan malam," tandasnya.(***)

Kirim Komentar