06 Apr 2018 16:35

Kombes Hendro Pandowo: Kapolri Tegur Kapolda Metro Jaya Untuk Motivasi

MyPassion
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis. (Dok. JawaPos.com)

MANADOPOSTONLINE.COM - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menilai teguran Kapolri Jendral Tito Karnavian terhadap Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis merupakan suatu motivasi dalam menjalankan tugas.

Pasalnya, Tito menegur Polda Metro Jaya saat memberikan sambutan saat memberikan sambutan acara penandatanganan MoU bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur di Mapolda Jabar, Bandung, Senin (2/4).

Dalam sambutannya Tito mengatakan sedih karena kasus yang menimpa putra kedua Kapolrestabes Bandung hingga kini belum terungkap. Sehingga Tito meminta untuk terus berusaha mengungkap kasus tersebut secara tuntas.

Namun Hendro menanggapi teguran tersebut karena seorang atasan (Kapolri) ingin semua jajarannya bekerja keras dalam mengungkap dan menangkap para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat Indonesia.

"Hal tersebut karena Kaporlri memberikan motivasi untuk berusaha keras mengungkap kasus termasuk kasus yang menimpa anak saya dan masyarakat lain," kata Hendro saat dihubungi, Kamis (5/4) kemarin.

Sehingga ke depannya tingkat kejahatan di Indonesia bisa menurun. Maka dengan teguran tersebut, bisa lebih termotivasi untuk bisa menciptakan rasa aman dan mengungkap kejadian di masyarakat.

"Sudah mengimbau untuk bekerja keras dan terus menerus untuk melakukan pengungkapan dan penangkapan," ucapnya.

Pasalnya kasus yang menimpa anaknya di Jakarta Selatan belum kunjung terungkap. Namun Hendro sebagai ayah dari korban begal dirinya berpikir postif dan yakin pelaku begal tersebut akan tertangkap.

"Mungkin ada kendala atau memang belum ada yang teridentifikasi pelakunya tapi saya yakin pihak kepolisian akan terus melakukan upaya untuk penangkapan," tegasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Raynaldi Kusheriadi, 20, putra kedua Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo dibegal lima orang tidak dikenal di Jalan Pertanian 3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (11/3) lalu. Tak hanya dibegal, Raynaldi pun terluka karena senjata tajam di bagian pinggang. (jpg/mpo)

Kirim Komentar