14 Mar 2018 11:21

Enam Tersangka Penganiayaan Dimembe Masuk Prodeo

MyPassion
DIAMANKAN: Enam pelaku penganiayaan terhadap Jefri Tewuh usai diperiksa penyidik langsung diamankan didalam sel, Senin (12/3).

MINUT—Kasus penganiayaan yang melibatkan salah satu anggota Polisi dan perangkat Desa Lumpias Kecamatan Dimembe Minahasa Utara (Minut) akhirnya berujung di terali besi, Senin (12/3).

Terbukti, sebanyak enam pelaku yang memenuhi panggilan Polres Minut, usai dilakukan pemeriksaan, langsung ditahan, bersama mobil Toyota Avanza warna abu-abu DB 1702 FF. Berdasarkan LP/52/II/2018/Sulut/Res-Minut /Sek-Dimembe, tanggal 11 Februari 2018, yang terjadi di samping Kantor Balai Desa Lumpias.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Ronny Maridjan mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku kasus penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap korban Jefri Tewuh dan telah menahan pelaku Reky Rotinsulu (47), Sony Kalalo (41), Engel Wagiu (20), Meyer Langkay (55), Ridwan Rotinsulu (20), dan Jordan Watugigir (20) warga Desa Lumpias.

“Enam pelaku sudah kami amankan. Masih ada empat pelaku yang belum memenuhi panggilan. Yakni Maikel Andris, Guntur Ingkiriwang, Frengki Langkay (anggota polri) dan Rano Rumimpunu,” katanya.

Lanjut Maridjan, keempat pelaku tersebut akan dilakukan panggilan lagi, hingga mereka bisa memenuhi panggilan. “Jika tidak akan dilakukan penjemputan dirumah mereka masing-masing,” tukasnya.

Terpisah, Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH mengatakan, pihaknya tidak tanggung-tanggung melakukan penahanan bagi pelaku yang melawan hukum. “Jika melawan hukum, pastilah proses hukum harus diberlakukan. Agar ada efek jerah dan kejadian serupa tidak akan terjadi lagi. Bukan hanya di Desa Lumpias, tetapi di seluruh Minut,” tukasnya.(ria)

Berita Terkait
Kirim Komentar