14 Mar 2018 09:49

Bandara Samrat Pelajari Aturan Larangan Powerbank

MyPassion

MANADO—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan aturan terkait larangan membawa pengisian baterai portable atau powerbank berkapasitas di atas 160 watt-hour (WH) untuk semua penumpang pesawat. Aturan ini tertuang dalam surat edaran nomor 015/2018 yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Sejumlah bandara, termasuk Bandara Soekarno Hatta sudah menerapkan aturan ini.

 

Di Sulut, General Manager (GM) Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai mengatakan, saat ini pihaknya masih mempelajari semua peraturan tersebut. Dan baru benar-benar akan diberlakukan setelah semuanya sudah disosialisasikan. “Kami pasti akan mengikuti aturan yang ada. Tapi semuanya butuh proses. Kami masih ingin melakukan sosialisasi dulu pada semua stakeholder yang ada di bandara. Agar aturan tersebut bisa diterima dengan baik, termasuk oleh penumpang pesawat,” katanya.

Dirinya pun berharap, bisa tersosialisasi  lebih dulu. “Biar penumpang juga tahu. Aturan yang diberlakukan demi untuk keselamatan bersama. Semoga bisa diterima dengan cepat, biar Bandara Samrat juga segera memberlakukan aturan tersebut,” harap mantan GM Bandara Frans Kaisiepo Biak ini.

Aturan ini juga direspon maskapai. GM Garuda Area Manado Donald Jerry mengatakan, pihaknya siap mendukung aturan tersebut. Menurutnya semua aturan yang dibuat oleh otoritas yang berwajib harus didukung oleh maskapai juga.  “Kami siap mendukung. Selagi itu untuk keamanan dan kenyamanan penumpang, kami pasti siap mengikuti aturan tersebut,” singkatnya.

Di sisi lain, pengamat teknologi Sulut Vecky Poekoel menilai, Powerbank merupakan salah satu alat yang bisa membantu masyarakat untuk melakukan pengisian baterai handphone tanpa harus melakukan pengisian melalui kabel cars. Terkait surat edaran larangan powerbank di pesawat, Akademisi Fakultas Teknik Unsrat ini membeber, hal ini memang sudah seharusnya. Untuk menjaga keselamatan bersama di atas pesawat. “Saat ini powerbank banyak dijual. Mulai yang murah sampai yang mahal. Bahkan kualitasnya pun tidak dapat dipastikan,” bebernya.

Dia setuju jika penumpang tidak melakukan pengisian baterai HP saat di pesawat. Apalagi menggunakan powerbank. “Karena proses charging dapat membuat powerbank menjadi panas, sehingga bisa menimbulkan risiko ledakan,” sebutnya.

Dirinya pun memberikan solusi, untuk tetap menjaga kenyamanan penumpang, ada baiknya pihak maskapai menyediakan slot USB di setiap tempat duduk. “Agar penumpang masih bisa melakukan pengisian baterai ponselnya. Walaupun membutuhkan waktu yang lama, tapi paling tidak itu cukup aman. Dan yang paling penting, pihak maskapai harus lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan, agar aturan tersebut benar-benar maksimal,” tutupnya.

Diketahui, dalam surat edaran yang dikeluarkan Kemenhub melalui Dirjen Perhubungan Udara menuliskan aturan terkait ketentuan membawa pengisi baterai portable atau powerbank dan baterai lithium cadangan pada pesawat udara.

Dalam aturan, maskapai domestik dan asing diinstruksikan untuk menanyakan kepada setiap penumpang pada saat proses lapor diri (check-in) terkait kepemilikan powerbank atau baterai lithium cadangan.

Dalam ketentuan ini, Kemenhub memberikan batasan untuk powerbank yang bisa dibawa naik pesawat. Ketentuannya, powerbank yang bisa dibawa penumpang tidak boleh melebihi 100 WH.

Sementara untuk powerbank dengan daya dari 100 WH sampai 160 WH masih bisa dibawa penumpang namun harus mendapatkan izin dari badan usaha angkutan udara serta  maskapai. Dan hanya diperbolehkan untuk dibawa maksimal dua unit per penumpang. Sementara untuk powerbank dengan daya di atas 160WH atau besarnya tidak dapat diidentifikasi tidak diperkenankan dibawa masuk ke dalam pesawat.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso ini juga dicantumkan, powerbank yang sudah diizinkan masuk ke dalam pesawat, tidak bisa terhubung dengan perangkat elektronik lain. Penumpang juga dilarang melakukan pengisian baterai menggunakan powerbank selama penerbangan. Selain itu, powerbank juga tidak diizinkan untuk ditempatkan di bagasi tercatat dan harus ditempatkan di bagasi kabin. (tr-01/fgn)

Kirim Komentar