14 Mar 2018 14:12
2.000 Penduduk Belum Tercover

7 Miliar Jamin Peserta JKN-KIS di Tomohon

MyPassion
BERI ARAHAN: Sekkot Tomohon Harold Lolowang (kedua kiri) bersama instansi terkait saat kegiatan pemadanan data kepesertaan kesehatan nasional Kota Tomohon, di Aula AAB Guest House Kemarin.

TOMOHON—Sebesar Rp 7 miliar dialokasikan untuk menjamin peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk Kota Tomohon. Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman melalui Sekretaris Kota (Sekkot) Harold Lolowang dalam kegiatan audiensi dan pemadanan data kepesertaan JKN yang dilaksanakan di Aula AAB Guest House Kemarin mengatakan, tujuan program JKN untuk memberikan jaminan sosial dan kesehatan secara lebih merata “Lebih adil dan dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh rakyat Indonesia, khususnya di Kota Tomohon,” Kata Lolowang.

Dia membeber, peserta JKN-KIS di Tomohon sudah tercover sebanyak 98 persen. “Sedangkan yang belum menjadi peserta masih sekira 2 persen. Untuk itu, sebagaimana sesuai amanat resolusi WHO ke-58 tahun 2005 di Jenewa, di mana setiap warga negara wajib mengembangkan Universal Health Coverage semesta bagi seluruh penduduk, maka Pemkot Tomohon akan berupaya untuk dapat menyelenggarakannya,” ujarnya.

Dia membeber, pencapaian secara keseluruhan berlangsung baik. “Bahkan tahun lalu Pemkot Tomohon mendapatkan reward sebagai kota dengan peserta JKN-KIS terbanyak. Nah, tinggal di dorong terus oleh seluruh stakeholder terkait. Pemerintah dan BPJS Kesehatan sebagai fasilitatornya," sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan dr Deesje Liuw menyatakan, jumlah penduduk yang sampai saat ini belum terlindungi program JKN-KIS berkisar 2.000.  “Karena menyesuaikan dengan APBD kita juga kan. Masing-masing peserta kita jamin sekira Rp 23 ribu per orang. Nah, jika dikalkulasikan dengan raihan saat ini, untuk program ini kita sudah menelan anggaran kurang lebih Rp 7 miliare per tahun,” paparnya.

Turut hadir Kepala BPJS Kesehatan Tondano Donny J Saefudin, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Tomohon dr Selvy Kapoh, Kadis Dukcapil Tomohon Royke Roeroe serta para peserta. (jul/fgn)

Kirim Komentar