13 Mar 2018 14:42

Mandarin Fish Diburu Penyelam Eropa

MyPassion
INDAH: Bawah laut Kabupaten Sitaro punya potensi karena kaya akan biota laut. Salah satunya penyu.

SITARO—Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, dan Biaro (Sitaro) salah satu daerah yang dianugerahi kekayaan laut melimpah. Keberagaman biota laut dan spot diving yang memukau menjadi tempat buruan utama para pecinta diving, saat mengunjungi Sulut.

Arndt Werner, salah satu turis asal negara Jerman ketika diwawancarai mengungkapkan, awalnya dia sangat tertarik ke Sitaro atas saran temannya. "Apalagi teman saya mengatakan, habitat mandarin fish masih cukup banyak di sekitar perairan Sitaro. Ini cukup mengesankan, karena jarak spot ikan ini dekat pelabuhan," ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, kekayaan biota laut serta keunikan spot diving membuat dia ketagihan. “Bahkan ini sudah kali ketiga saya datang dalam tiga tahun terakhir. Sebab karena banyaknya tempat menakjubkan, membuat saya masih belum merasa puas," tandasnya,

Terpisah, Kadis Pariwisata Sitaro Edi Salindeho, mengakui spot diving di Sitaro dikenal orang Eropa. "Khususnya Jerman dan Belanda. Pada tahun kemarin, sekira 200 turis Jerman dan 170 turis Belanda datang berkunjung, khusus untuk menyelam," jelasnya.

Sementara itu Buyung Mangangue salah satu pemandu diving mengungkapkan, kebanyakan para penyelam sampai bingung untuk pergi ke mana. "Saking banyaknya spot dengan keindahan berbeda membuat mereka bingung. Namun kebanyakan diarahkan melihat mandarin fish dan menunggu saat petang ketika jenis ikan ini kawin. Sebab momen seperti itu sangat langka," tandas Kepala Seksi Destinasi Wisata ini.(drp/gel)

Kirim Komentar