13 Mar 2018 10:03

KPK Segera Umumkan Petahana Terlibat Korupsi

MyPassion

MANADO—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengumumkan beberapa kepala daerah yang maju sebagai petahana terlibat dalam kasus korupsi pekan ini.

 

Rencana ini, menurut akademisi hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Toar Palilingan MH, adalah langkah yang tepat. Dirinya mengatakan KPK berbeda dengan Polri dan Kejaksaan yang menunda semua proses hukum terhadap calon setelah usai Pilkada agar tidak menimbulkan suasana gaduh.

Menurutnya pengunguman sangatlah penting agar masyarakat tidak salah menentukan pilihan mereka pada calon kepala daerah yang terindikasi korupsi. “Kepada mereka yang namanya diumumkan, baik calon maupun kepala daerah, pastinya harus segera diproses agar tidak terkesan aparat hukum dijadikan alat politik tapi murni berada pada koridor hukum,” beber Palilingan.

Namun lanjutnya, jika pengumuman akan segera dibeber, harus disertai dengan bukti pendukung yang kuat. Karena jika buktinya masih lemah, maka akan mendatangkan banyak resiko di hadapan publik. “Apalagi jika dihubungkan dengan momen pilkada serentak. Hal-hal yang berbau spekulasi harus dihindari, agar suasana tentram dan aman,” pintanya.

Diketahui, rencana pengumuman ini disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo. Dia masih belum mau mengungkapkan siapa dan dari provinsi mana kepala daerah tersebut.

Agus menyebutkan hal itu usai melakukan pertemuan sesi dengar pendapat dengan beberapa instansi, antara lain DPR, Kepolisian, serta Kantor Staf Presiden. Dia mengaku ada beberapa orang yang menayangkan hal tersebut dalam forum. "Beberapa orang yang akan ditersangka kan itu Insya Allah minggu ini kita umumkan," katanya seperti dilansir dari merdeka.com, Senin (12/3).

Soal siapa saja calon kepala daerah yang berpotensi menjadi tersangka, Agus tak mau mengungkapnya. Dia enggan memberikan sinyal dari provinsi mana calon tersangka tersebut berasal. "Oh janganlah, minggu ini kita umumkan," ujarnya. (*)

Kirim Komentar