13 Mar 2018 10:00

Dubes AS Sambangi Universitas Sam Ratulangi

MyPassion
KERJASAMA : Suasana kunjungan Duta Besar Amerika Joseph R Donovan ke Unsrat. Foto: Rangga/MP

MANADO—Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph R Donovan menyambangi American Shelf di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Kedatangan Donovan bertujuan untuk bertemu para alumni program pertukaran mahasiswa asal AS.

 

Donovan dijadwalkan bertandang ke Unsrat pukul 14.00. Namun pantauan koran ini, rombongan dubes tiba sekira pukul 14.30. Dubes agak terlambat karena harus terlebih dahulu menyambangi kantor Gubernur Sulut.

Bertempat di International Corner Office Universitas Sam Ratulangi, Donovan disambut wakil rektor Jimmy Posangi, mahasiswa Unsrat dan tiga mahasiswa AS yang menjadi program pertukaran, Senin (12/3). Pertemuan berlangsung dengan dialog interaktif menggunakan bahasa Inggris terkait kerja sama pihak Unsrat dengan AS.

Menurut Donovan, saat ini ada sekira sembilan ribu pelajar Indonesia di AS. Untuk itu, dia ingin menjalin program yang baik antara Unsrat dan universitas di amerika. “Saya ke Unsrat untuk bertemu dengan para mahasiswa juga alumni dari program pertukaran Amerika Serikat. Banyak sekali pelajar Indonesia yang berkuliah di AS, sudah sekira sembilan ribu lebih. Dan saya ingin menjalin hubungan baik di dunia pendidikan dengan Indonesia, salah satunya Unsrat, agar angka itu (jumlah pelajar) terus meningkat tiap tahunnya,” jelasnya di sela-sela dialog.

Donovan mengaku tertarik dengan cara berpikir mahasiswa Unsrat yang interaktif dan berwawasan. Hal itu dinilainya baik bagi kemajuan prestasi mahasiswa Unsrat. “Saya sangat tertarik untuk bertukar pikiran dengan para mahasiswa. Jadi saya mengapresiasi semua mahasiswa yang hadir sangat berwawasan dan interaktif. Saya harapkan kedepannya akan lebih banyak berhubungan dengan pihak Unsrat,” ungkapnya.

Ada beberapa program pendidikan yang menjadi bahan pembahasan oleh pihak Amerika untuk Unsrat. Salah satu yang menjadi program unggulan Amerika adalah pengiriman pelajar tingkat SMU untuk bersekolah di Amerika. “Kita memiliki program yang mengirimkan para pelajar tingkat SMU ke Amerika selama setahun dan belajar di SMU Amerika.

Mereka juga akan tinggal dengan host family mereka di sana. Juga ada program pertukaran pelajar yang selalu berkelanjutan. Ada full bride fellow ship, juga ada konseling education untuk pelajar-pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di AS. Ada beasiswa juga dari US.ID dan kami juga turut berpartisipasi dalam program Indonesia LPDP. Kesemuanya itu bisa didaftarkan secara online atau menghubungi Konsulat Jenderal AS di Surabaya,” tukasnya.

Dialog berakhir dengan foto bersama para mahasiswa dengan dubes. Sebelum meninggalkan Unsrat, dubes sempat diberikan sebuah buku bertajuk Diplomat Legendaris Indonesia. Buku tersebut berkisah tentang seorang diplomat besar asal Sulut bernama Lambertus Nicodemus Babe Palar karya tulis Judie Turambi. Terlihat Donovan sangat mengapresiasi buku tersebut.

Juru Bicara Unsrat Hesky Kolibu mengatakan, tujuan utama kunjungan dubes Amerika adalah untuk mengunjungi American Shelf di Internasional Corner Unsrat dan melakukan dialog dengan pimpinan BEM dan alumni US di Manado. “Jadi yang didiskusikan tadi pertama adalah pihak kedubes akan membantu fasilitasi kerjasama dengan universitas di US. Juga kedubes akan bantu pengiriman tenaga pengajar bahasa Inggris ke Unsrat melalui RELO.

Kemudian kedubes dan konjen akan membantu mempercantik American Shelf dan membuat program-program bertema Amerika di American Shelf untuk mempromosikan pendidikan US dan beasiswa untuk short training di US. Yang terakhir mereka juga akan mensponsori kegiatan alumni US di Manado kalau ada yang mengajukan proposal project yang dinilai bagus,” paparnya. (ran/can)

Kirim Komentar