13 Mar 2018 15:05

Bantuan RTLH Rawan Diselewengkan

MyPassion
Sarida Mokoginta

KOTAMOBAGU—Selama ini, bantuan Rumah Tinggal Layak Huni diserahkan dalam bentuk material. Mirisnya, bantuan berupa semen tersebut ternyata tak digunakan sesuai peruntukan. Malahan dijual.

Hal ini diakui Kepala Dinas Sosial, Sarida Mokoginta. “Karena alasan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, melalui Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni, dengan cara yang agak berbeda dengan sebelumnya. Kemarin-kemarin kami sempat memberikan bahan seperti semen, tapi tak digunakan untuk membangun, tapi justru ada yang dijual, bahkan tidak digunakan," katanya, Senin (12/3).

Untuk tahun  2018, ada 14 unit RTLH yang akan disebar di empat kecamatan yang ada di Kotamobagu. “Per satu rumah akan mendapatkan sekira 27.500.000 rupiah, secara keseluruhan ada kurang lebih 380 juta rupiah, " jelasnya.

Untuk pelaksanaan, dilakukan pada triwulan II dan menggunakan pihak ketiga, sistem lelang. “Dengan luas rumahnya 6x5,5 meter, dan akan dilelang. Tapi, tetap dengan pengawasan ekstra dari kami. Penerimanya tinggal tahu menerima kunci. Tapi, yang jelas itu ada syaratnya. Penerima harus mempunyai tanah pribadi, untuk tempat membangun rumah ini," pungkasnya.

Terpisah, Wahidin Momintan, salah seorang warga yang terdata sebagai calon penerima RTLH mengaku senang tinggal menerima kunci.

"Kami sih terserah, yang penting bisa memiliki rumah yang layak. Kalau memang tinggal terima kunci, lebih bagus juga. Kami tidak perlu dibebankan dengan biaya pembangunan, termasuk ongkos tukang," singkatnya.

Diketahui, tahun 2016, Dinsos menyalurkan bantuan RTLH sebanyak 57 unit dalam bentuk bahan bangunan.(tr-05/tan)

Kirim Komentar