12 Mar 2018 13:13

Kualitas Drainase Buruk, Bumi Nyiur Langganan Banjir

MyPassion
BUTUH PERBAIKAN: Air mengalir dari drainase ke jalan, karena saluran air tertutup sendimen tanah. Foto: Yolister Karame/MP

MANADO—Sorotan diarahkan pada kualitas drainase yang dibangun di Kota Manado. Masih buruk. Akibatnya jika hujan turun, jalanan banyak yang tergenang bahkan di beberapa lokasi mengalami banjir. Seperti terlihat di Jalan Maengket, Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea.

Dari pantauan Manado Post, Minggu (11/3), air tidak lagi melewati drainase, tetapi sudah badan jalan. Itu dikarenakan saluran airnya ditutupi sendimen tanah. Ada juga drainase yang kini ditutup rumput dan pasir bangunan. Rekcy, salah satu warga Bumi Nyiur mengatakan, meski hujan tidak terlalu lebat, ruas jalan di Bumi Nyiur menjadi kolam. “Drainase sebelah kiri kalau dari arah Ring Road sudah tertutup dengan tanah. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki supaya ketika hujan tidak menjadi kolam,” ujarnya.

Sebelumnya, Camat Wanea Mario Karundeng ketika dikonfirmasi mengatakan sudah beberapa kali menggali drainase di Jalan Maengket tetapi ketika hujan kembali tertutup. ”Sebab sendimen tanah dari pengerukan di Ring Road ketika hujan mengalir ke drainase,” ujarnya.

Alasan lain dikarenakan Sungai Mayondi sudah dangkal, menyebabkan aliran air dari drainase tidak lancar. ”Kalau Sungai Mayondi sudah dinormalisasi maka air dari drainase ke sungai akan menjadi lancar. Sebab percuma kami menggali, ketika hujan datang kembali salurannya tertutup sendimen,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Dr Peter Assa mengatakan, sebenarnya perbaikan drainase sudah sekaligus dengan pelebaran jalan di Maengket. Tapi proyek dengan aggaran Rp 10 miliar tahun lalu tidak terealisasi semua. ”Sebab ada warga tidak memberikan lahannya untuk dibebaskan. Ada juga yang persyaratannya tidak lengkap sehingga membuat proyek ini terkendala,” ujarnya.

“Kami akan bernegosiasi lagi dengan warga untuk memberikan tanahnya dibebaskan, supaya pelebaran jalan bisa dilakukan sekaligus pembangunan drainase,” pungkasnya.(ite/gel)

Kirim Komentar