12 Mar 2018 12:49

6.443 Peserta Paket C dan B Ikut UNBK

MyPassion

MANADO – Sebanyak 6.443 peserta pendidikan kesetaraan di Sulut akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer April nanti.

 

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut dr Liesje Grace Punuh MKes mengatakan, kualitas ujian paket B dan paket C tidak ada bedanya dengan ujian formal. “Kualitas materi soal yang dikerjakan peserta standarnya sama dengan Ujian Nasional (UN). Secara kuantitas jumlah peserta yang mengikuti ujian paket pun mengalami peningkatan. Kalau tahun sebelumnya 2.915 orang, sekarang menjadi 6.433 orang,” ungkapnya, kemarin.

“Ini menjadi bukti masyarakat Sulut memiliki kesadaran untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM). Bahkan dapat memperbaiki nasib yang ending-nya adalah untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Dia menjelaskan, latar belakang peserta berbeda-beda. Ada yang drop out, terkendala ekonomi maupun alasan lainnya. “Dengan mengikuti ujian paket B dan paket C para peserta dapat meraih masa depan mereka. Yakni bisa memperoleh pekerjaan yang lebih baik serta studi ke jenjang lebih tinggi,” jelasnya. Dia menambahkan, jumlah peserta UN kesetaraan mencapai 6.443 orang. Dengan rincian paket B sekira 1.580 orang dan paket C sebanyak 4.863 orang (lihat grafis,red).

Terpisah, Pengelola Data Calon Peserta UN Albino Rengkuan SPd mengatakan, peserta ujian rata-rata di atas 20-60 tahun ini tidak mengalami kesulitan ketika ujian nanti. “Karena ada simulasi yang sudah dilaksanakan. Dari pengalaman yang ada, simulasi yang dilakukan sejauh ini tidak sulit mereka menggunakan komputer. Karena semua diajarkan dalam simulasi sebelum ujian berlangsung,” jelasnya. “Bahkan sudah ada pendamping yang akan memonitor mereka ketika menghadapi kesulitan mengklik jawaban,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Dr Deysie Lumowa MPd mengharapkan, bagi peserta ujian kesetaraan dapat membawa perubahan. “Baik dalam karir pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan. Tidak usah malu dengan ijazah paket B dan paket C karena kualitas dan legalitasnya sama dengan yang diperoleh sekolah formal,” pungkasnya. (ela/ite)

Kirim Komentar