09 Mar 2018 12:49

Eks Sabuah Bulu di Malalayang Dirancang Taman Rakyat

MyPassion
MENDESAK: Taman rakyat akan segera dibangun di lokasi tempat wisata kuliner Malalayang. Kamis (8/3), masih banyak pedagang yang tetap berjualan di Kawasan tersebut. Foto: Reza Mangantar/ MP

MANADO—Tempat kuliner eks Sabuah Bulu di Pantai Malalayang yang ditertibkan tahun lalu, bakal dijadikan taman rakyat. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Manado Dr Peter Assa, Kamis (8/3, kemarin.

Menurut Assa, 2018 telah dianggarkan penataan kawasan eks Sabuah Bulu sebagai taman rakyat sebesar Rp 1 miliar dalam APBD Kota Manado. ”Anggaran ini baru perencanaan penataan kawasan taman rakyat di Pantai Malalayang. Tapi juga ada fisiknya yaitu pembangunan taman, tetapi hanya kecil,” ujarnya.

Dia mengatakan pembangunan taman rakyat ini dilakukan secara bertahap. Karena anggaran Rp 1 miliar tidak cukup untuk perencanaan dan pembangunan secara keseluruhan kawasan tersebut. ”Tinggal dilihat kalau ada anggaran lebih, akan ditambah di APBD Perubahan,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Dra Neivi Lenda Pelealu MSi mengatakan, kawasan Pantai Malalayang akan menjadi lokasi menunjang pariwisata di Kota Manado. ”Kawasan tersebut akan ditata menjadi taman. Kemudian ada tempat duduk untuk wisatawan,” ujarnya.

Nantinya juga akan ada tempat kuliner. Tapi tidak seperti dulu orang yang berjualan tinggal di situ, sehingga terlihat semrawut. ”Jualan kuliner akan diatur pakai gerobak seperti di Jangkar Mas, setelah habis berjualan tidak ada yang tinggal di situ,” pungkasnya.

Sementara itu, masyarakat berharap pantai Malalayang menjadi tempat santai sambil menikmati kuliner. ”Kami berharap rencana pemerintah tersebut segera terwujud. Sebab masyarakat datang ke situ banyak yang mengeluh tidak ada penjual kuliner,” ungkap Ronny, warga Malalayang.(ite/gel)

Kirim Komentar