08 Mar 2018 10:20

Kalah di Kandang, Man City Tetap ke Perempat Final

MyPassion
Leroy Sane cs akhirnya tumbang di Etihad pada musim ini. Tapi, Man City tetap melaju ke perempat final (AFP)

MANADOPOST- Setelah dalam 21 laga kandang di Stadion Etihad tak terkalahkan pada musim ini, Manchester City harus ternoda di depan pendukung sendiri, Kamis (8/3) dini hari WIB saat menjamu FC Basel. Tim asuhan Josep Guardiola itu secara mengejutkan kalah 1-2 dari Basel pada leg kedua babak 16-besar Liga Champions 2017-2018.

Kekalahan tersebut seolah meruntuhkan keangkeran Stadion Etihad. Dalam 21 laga sebelumnya pada musim ini di semua ajang, Man City tak tersentuh kekalahan. Itu termasuk 3 laga kandang di Liga Champions yang selalu diakhiri dengan kemenangan. The Citizens - julukan Man City, akhirnya merasakan kekalahan di Etihad pada laga ke-22.

Tak hanya itu, jika ditarik ke belakang, itu menjadi kekalahan pertama Man City di Etihad dalam semua ajang sejak Desember 2016 silam.

Sebenarnya Man City memulai laga dengan gemilang. Pertandingan baru berjalan 8 menit, penyerang asal Brasil, Gabriel Jesus, berhasil menjebol gawang Basel usai menerima umpan dari Bernardo Silva.

Gol tersebut bagi Jesus sangat istimewa. Maklum saja, itu menjadi gol pertama Jesus bagi Man City sejak 18 November 2017. Dia mampu memupus kemandulan dalam 13 laga beruntun di semua ajang musim ini.

Hanya saja, Basel ternyata mampu tampil trengginas meski bermain di kandang lawan. Kalah 0-4 pada leg pertama tak membuat tim asuhan Raphael Wicky itu patah arang. Selang 9 menit kemudian, mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Adalah Mohamed Elyounoussi yang membobol gawang Claudio Bravo pada menit 17 usai memanfaatkan umpan dari Blas Riveros.

Dominan dalam penguasaan bola dan serangan tak membuat Man City mampu menambah gol pada babak pertama. Skor 1-1 bertahan hingga kedua tim masuk ke ruang ganti.

Pada babak kedua, kondisi tak berubah. Man City masih dominan dalam hal penguasaan bola dan serangan. Namun, terlihat mereka minim memberikan ancaman ke gawang Basel. Justru Basel yang kerap mengancam lewat serangan balik.

Kiamat kecil bagi Man City di Etihad pun terjadi pada menit 71. Michael Lang berhasil membawa Basel unggul 2-1 lewat golnya usai memanfaatkan umpan Elyounoussi. Basel memimpin skor menjadi 2-1.

Ternyata, itu menjadi gol terakhir pada laga di Etihad tersebut. Basel secara mengejutkan berhasil meraih kemenangan atas tuan rumah Man City sekaligus menodai keangkeran Stadion Etihad.

Toh, kekalahan itu tak menghalangi lolosnya Man City ke perempat final. Keunggulan 4-0 di kandang Basel pada leg pertama adalah faktor kunci. Man City ke perempat final dengan unggul agregat 5-2.

Kekalahan di Etihad bisa dibilang ada kesan meremehkan Basel. Bagaimana tidak, Guardiola tak menurunkan komposisi terbaiknya. Bomber Sergio Aguero, gelandang Kevin De Bruyne, dan defender Nicolas Otamendi tak dimainkan. Ketiganya sengaja disimpan di bangku cadangan.

Guardiola bahkan berani memainkan pemain muda Phil Foden sebagai starter. Dalam umur 17 tahun 283 hari, Foden mencetak rekor tersendiri. Dia menjadi pemain termuda Inggris yang tampil di fase knock-out Liga Champions. Dia pun menjadi pemain ketiga yang lahir di era millenium dan tampil di Lga Champions.

Tak hanya itu, Pep juga memberikan kesempatan kepada dua pemain muda yakni Tosin Adarabioyo dan Brahim Diaz. Keduanya dimainkan sebagai pengganti.

Performa Man City memang tak biasa dalam laga ini. Meski dominan dalam penguasaan bola, namun mereka kesulitan melepaskan tembakan. Sepanjang laga mereka hanya melepaskan tiga tembakan dan semuanya tepat sasaran. Bandingkan dengan basel yang mampu melepaskan 6 tembakan (3 tepat, 3 meleset).

Lolosnya Man City ke perempat final pun harus ditandai dengan noda kekalahan di Etihad. Untuk pertama kali musim ini, Man City harus merasakan kekalahan di kandang sendiri.(jpg)

Kirim Komentar