24 Feb 2018 10:09

Tiga UPTD Dikpora Hilang

MyPassion
Robert Kahiking

SITARO—Penghapusan tiga Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dikpora Sitaro, yakni UPTD Siau Timur, Siau Barat, dan Tagulandang, membuat proses administrasi pengurusan kepegawaian, lebih sulit.

Pasalnya segala pengurusan kepegawaian yang biasanya dilakukan langsung di UPTD, dialihkan ke Disdikpora, menjadi pelayanan satu pintu

Saat diwawancarai, Kadis Dikpora Sitaro Robert Kahiking mengungkapkan, penghapusan UPTD tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 12 Tahun 2017. "Permendagri ini menginstruksikan menghapus seluruh UPTD Pendidikan di tingkat kecamatan," ujarnya.

Menurut aturan tersebut, UPTD ini dianggap tidak diperlukan lagi. “Selain untuk efisiensi pegawai, pada dasarnya bidang pekerjaan UPTD dinilai bisa ditangani langsung tenaga dari Dinas Pendidikan,” terangnya.

Kahiking mengakui, pemberlakuan aturan ini cukup berat di Sitaro.

"Mengingat kita kabupaten kepulauan, banyak wilayah terpencil yang selama ini sangat bergantung kepada UPTD untuk penyampaian informasi-informasi terbaru. Belum lagi penyesuaian di tingkat bawah seperti guru dan tenaga kependidikan sendiri yang membutuhkan pembahasan menyeluruh," jelasnya

Sebab, lanjutnya, banyak sekali urusan administrasi yang dijembatani UPTD. "Mulai dari kenaikan pangkat, dapodik, dan banyak hal lain. Butuh waktu bagi guru untuk menyesuaikan pola baru ini. Semoga tidak memperumit atau memperberat tugas-tugas guru ke depan," bebernya.

Pihaknya pun dalam waktu dekat akan menarik seluruh pegawai di tiga UPTD tersebut, untuk kembali menjadi staf di Disdikpora.

Sementara itu, Kepala UPTD Siau Barat Alfreds Kasehung mengeluh sejak diberlakukannya penghapusan UPTD ini, dirinya tidak menerima tunjangan jabatan lagi. "Saya sudah sejak Januari tidak menerima tunjangan jabatan. Belum lagi, saat ini banyak pegawai yang akan non job," tukasnya. (drp/gel)

Kirim Komentar