23 Feb 2018 13:49
Dewan Nasional Akui Ada Kemajuan

KEK Bitung Dipastikan Segera Beroperasi

MyPassion
SINERGI: Wali Kota Bitung Maximiliaan Lomban didampingi Sekkot Audy Pangemanan, menerima kunjungan Dewan KEK Nasional, Kamis (22/2).

BITUNG—Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung ditetapkan pemerintah pusat Mei 2014 lalu. Jika dihitung, saat ini sudah sekira 3,5 tahun pasca ditetapkan. Padahal, menurut Sekretaris Dewan KEK Nasional Enoh Suharto, sesuai dengan peraturan perundangan, KEK diberikan waktu sekira 3 tahun untuk membangun kawasannya.

“Setelah dievaluasi kesiapan beroperasinya KEK di Indonesia, memang KEK Bitung belum siap beroperasi. Artinya belum bisa melayani investor,” beber Suharto, saat meninjau kesiapan pembangunan salah satu mega proyek di Kota Cakalang itu, kemarin (22/2).

Yang paling mendasar katanya, adalah kesiapan terkait dengan lahan yang berlarut-larut sertifikasinya. “Selain itu, masalah administratif yang sifatnya sangat tergantung pada kita semua untuk percepatannya,” katanya.

Karena alasan itu, kemudian dalam sidang Dewan KEK Nasional, memutusakan untuk memperpanjang sekira satu tahun. “Menjadi Mei 2018. Artinya tinggal tiga bulan lagi. Untuk itu, kami di sini memantau progres perkembangan KEK Bitung. Dan akan membuat suatu rencana kerja sampai Mei mendatang. Supaya nantinya, akan dirapatkan di tingkatan menteri. Kita bisa melaporkan bahwa, sudah ada kemajuan,” ungkapnya.

Senada disampaikan Wakil Ketua Dewan KEK Nasional Budi Santoso. “Akan menjadi bahan laporan di mana KEK Bitung progresnya sudah ada kemajuan, dan bisa meyakinkan bapak presiden bahwa KEK ini bisa segera beroperasi,” katanya.

Dia meyakini, jika semua syarat telah terpenuhi, Mei mendatang KEK Bitung bisa beroperasi. “Sehingga momentum kedatangan presiden yang dijadwalkan Agustus, menjadi waktu yang tepat untuk dideklarasikannya pengoperasian KEK Bitung,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Maximiliaan Lomban meyakini 21 Mei mendatang, KEK Bitung sudah siap. “Tentunya dengan kriteria yang ditetapkan. Dan hal-hal lain yang terkait dengan pelaku pertama di KEK, harus segera disiapkan. Ini memang untuk kesejahteraan masyarakat, sebab perekonomiannya jalan,” ujar politisi NasDem ini.

Lomban pun mewanti-wanti, apa yang sudah dijelaskan oleh Dewan KEK, harus segera dilaksanakan.

Sementara itu, pantauan koran ini, seluruh stakeholder hadir di Kantor Administrator KEK Bitung. Diantaranya jajaran pemerintahan Bitung, 18 perusahaan yang sudah eksisiting di KEK Bitung. Serta BUMD Membangun Sulut Hebat (MSH) bersama jajaran Dewan KEK Bitung.(cw-03/tan)

Kirim Komentar