22 Feb 2018 15:56

Buru PAD 33,4 Miliar

MyPassion

MINAHASA—Sebesar Rp 33,4 miliar siap diburu sebagai pendapatan asli daerah (PAD) untuk wilayah Kabupaten Minahasa. Angka ini optimis dicapai Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2-Retda) sebagai instansi yang bertanggung jawab di sektor penerimaan daerah. Optimisme ini  bukan tanpa alasan. Pasalnya, tahun lalu BP2-Retda berhasil mencatatkan hasil yang baik.  

 

Karenanya, target PAD tahun ini diyakini bisa capai. “Dari sisi target, tahun ini bertambah Rp 4 miliar (lihat grafis, red),” beber Kepala BP2-Retda Kabupaten Minahasa Jan Luntungan. Dia menjelaskan, pos-pos potensial yang bisa dijadikan sumber penerimaan pajak akan digenjot. “Seperti pajak hotel, pajak restoran, MLBB terlebih bea perolehan hak atas tanah dan atau bangunan (BPHTB) masih menjadi motor utama pundi-pundi pemasukan daerah,” katanya.

Di sisi lain, terkait memaksimalkan PBB-P2, Luntungan menambahkan, secara bertahap realisasi pos penerimaan ini mulai menunjukkan performa positif. “Berkat kunjungan  penyuluhan ke desa-desa dan kecamatan, berproses dan berkelanjutan antusiasme masyarakat mulai membaik. Buktinya, realisasi tahun lalu naik sekira 10 persen ketimbang tahun sebelumnya,” bebernya.

Olehnya, dirinya berharap seluruh warga Minahasa, untuk bersama-sama menopang dan membantu pemerintah dalam membangun daerah. Stimulus pemerintah kepada masyarakat sangat besar. Alokasi dana desa, bagi hasil pajak belum lagi kucuran bantuan dari sejumlah kementerian.  “Jadi ada timbal balik, masyarakat dan pemerintah. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat jadi tugas bersama. Contoh paling konkrit, membayar pajak tepat waktu,”  pungkas Luntungan.

Intinya, kata dia, pihaknya akan memacu tercapainya target tahun ini. “Kami akan menggenjot agar bisa capai. Termasuk sektor PBB-P2 akan kita upayakan agar bisa lebih maksimal tahun ini,” pungkas Luntungan.

Sementara, Kabid Penagihan Evert Kountul menambahkan, pihaknya juga akan mengoptimalkan sektor-sektor lain yang memiliki potensi menambah PAD. “Apalagi kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara diproyeksi bakal meningkat tahun ini. Prospek usaha bisnis kuliner dan properti juga lagi subur-suburnya,” singkat Kountul. (mendy/fgn)

Kirim Komentar